Browsing articles tagged with " indoor positioning system"
Nov
6
2012

Indoor Positioning System with Smartphone Research

Setelah menghabiskan waktu selama 7 bulan, akhirnya penelitian ini selesai juga dengan hasil yang sangat memuaskan :). Penelitian yang terfokus pada tingkat akurasi dan penemuan konsep baru dalan Indoor Location. Penelitian ini saya lakukan untuk memenuhi Tugas Akhir saya di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Meski merupakan konsep penelitian yang bisa dibilang baru di Indonesia, namun bagi saya ini sudah termasuk terlambat karena di luar termasuk perusahaan besar seperti Google telah membuat Indoor Maps.

Oleh karena itu, fokus saya di sini ingin mengetahui bagaimana pengaruh dari akses poin dan akurasinya dalam menentukan lokasi di dalam ruangan. Kita tahu bahwa GPS tidak dapat menembus gedung / sangat sulit dalam mengunci satelit dan akurasinya pun kurang bagus. Dari hasil penelitian ini dengan menggunakan lebih dari 200 data sebagai pembanding mendapatkan akurasi sekitar 46% dengan menggunakan referensi akses poin dalam sebagai acuan penentu lokasi.

(759)

Oct
26
2012

Indoor Positioning System Alpha Ver.1.3 (Realtime Simulation)

Aplikasi ini merupakan hasil dari skripsi saya yang berjudul “Indoor Positioning System Menggunakan Smartphone” yang pernah saya posting beberapa waktu lalu ( Skripsi – Penelitian Indoor Positioning System ). Dimana saya menggunakan aplikasi ini sebagai alat bantu untuk mengukur akurasi penentuan lokasi berbasis ruangan di Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kalijaga. Aplikasi yang baru bisa berjalan di perangkat Android dan tidak menggunakan database, hanya menggunakan file teks yang diproses ke dalam array sebagai acuan data.

Untuk versi 1.3 Alpha berbeda dengan versi 1.2.2 yang hanya merupakan simulator sedangkan versi ini dapat digunakan secara realtime dengan batasan lokasi hanya di Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kalijaga. Aplikasi ini tidak menentukan koordinat hanya menentukan apakah perangkat smartphone bisa menentukan sebuah lokasi berdasarkan tangkapan sinyal Wifi di lokasi tersebut yang dihitung dengan menggunakan algoritma kNearest Neighbor dan berdasarkan data latihan yang telah didapatkan selama penelitian.

Hasil dari implementasi didapatkan akurasi sebesar 38% untuk setiap data yang benar. Memang masih jauh dari harapan namun penelitian ini masih berlanjut.

Untuk file Aplikasi dan Source Code-nya akan segera diupload.

(489)

Oct
1
2012

Need for Indoor Maps?

Setelah selesai mengerjakan skripsi tentang Indoor Positioning System dengan smartphone (tapi belum di acc untuk pendadaran :P) akhirnya ada ide pengembangan selanjutnya. Kesulitan dalam menentukan lokasi dan posisi di dalam ruangan itu akan terbantu dengan adanya Peta dalam ruangan. Sama halnya dengan peta yang biasa di letakkan di setiap lantai Mall. Sepertinya kebutuhan untuk menentukan posisi di dalam ruangan sangatlah besar.

Malam itu berbelanja di salah satu supermarket di Yogyakarta, bisa dibayangkan bagaimana ramainya supermarket besar menjelang awal bulan atau bisa dikatakan pas tanggal muda yang jelas ramai banget deh. Nah, sambil putar – putar supermarket yang terpisah 2 lantai antara bahan makanan dan perabot rumah tangga itu, ide inilah muncul bagaimana sih kalau tempat – tempat barang itu dibuatkan pemetaan. Walaupun sudah diberi tulisan yang cukup besar untuk setiap rak-raknya tapi apakah kita sempat untuk melihat tulisan tersebut apalagi di keramaian seperti itu. Selain konsentrasi di jalan, apalagi bawa troli juga konsentrasi mencari barang yang dibutuhkan. Hasilnya malah lupa dengan rencana apa aja yang mau dibeli. Memang seperti itulah tujuan swalayan, maksud hati hanya membeli tissue… eh ada snack, jadinya beli snack dan teman-teman dan lupa beli tissue nya.. (-_-“)

(1056)

May
2
2012

Google Maps – Indoor Maps

Satu hal yang paling mengejutkan saya yaitu hadirnya Indoor Maps di peta google. Google memang terkenal dalam pengembangan positioning baik itu pemetaan jalan hingga street view. Walau tidak seluruhnya memiliki fasilitas tersebut. Perkembangan Google Maps begitu cepat, yang pada awalnya merupakan pencitraan foto satelit yang kemudian dikembangkan ke peta jalan dengan informasi jumlah kendaraan dan juga nama jalan. Selain itu Google Maps juga memberikan fasilitas routing dari lokasi tertentu ke lokasi lain. Sangat memudahkan bukan.

Setelah keluarnya Street View dari Google yang memudahkan pengguna untuk melihat langsung kondisi bangungan secara real pada jalan itu. Kini Google Maps mengeluarkan fitur Indoor Maps. Saya penasaran dengan fitur ini. Apakah memiliki tingkat akurasi di dalam ruangan yang cukup baik. Penelitian dan pengembangan tentang Indoor Positioning memang sedang berlanjut saat ini dan ini juga merupakan penelitian yang sedang saya lakukan di Universitas.

Selama ini untuk menentukan lokasi dengan menggunakan smartphone selalu menggunakan GPS. Tapi ada hal yang membuat saya penasaran. Dengan menggunakan smartphone android terbaru saya dapat menentukan lokasi secara kasar dengan menggunakan sinyal operator. Mungkin disini menggunakan perhitungan kekuatan sinyal antar BTS. Lalu untuk meningkatkan akurasi saya harus menyalakan GPS. Oke, sampai di sini masih cukup wajar bagi saya karena GPS memang secara umum digunakan untuk menentukan lokasi. Akurasi lokasi saya menjadi >50m. Namun ada suatu hal yang membuat penasaran, untuk mendapatkan akurasi yang lebih baik lagi saya harus menyalakan penerima wifi di smartphone.

(610)

Mar
25
2012

Skripsi – Penelitian Indoor Positioning System

Setelah sekian lama kuliah, akhirnya tiba juga saatnya penelitian skripsi. Skripsi ini mungkin berbeda dengan skripsi teman – teman saya pada umumnya, karena merupakan penelitian murni bukan pengembangan sistem. Biasanya pada membuat aplikasi, rancangan sistem informasi dan sebagainya. Tapi untuk yang ini aplikasi hanya digunakan sebagai tools pembantu saja.

Ada banyak metode yang digunakan dalam menentukan lokasi perangkat di dalam ruanga. Pertama, teknik triangulasi yang menentukan lokasi dengan mencari 3 pemancar terdekat dan menghitung jaraknya. Kedua, metode survei lokasi, yaitu mencari lokasi akses poin dan melihat sebaran sinyalnya dalam ruangan kemudian menghitungnya untuk menentukan lokas. Terakhir adalah fingerprinting, yaitu mencatat beberapa titik pada ruangan tersebut kemudian membuat beberapa titik kemungkinan lokasi.

Penelitian ini, menggunakan metode terakhir, dengan menentukan beberapa titik dan kekuatan sinyal yang didapatkan. Kemudian diproses dengan algoritma tertentu untuk menentukan lokasi di dalam ruangan.

Untuk kelanjutannya. Semoga penelitian ini selesai sesuai rencana.

Aplikasi hanya sekedar TOOL.. ini penelitian murni, menentukan akurasi dari metode yang digunakan.

                                                           – M.Taufiq N, M.Eng (Dosen Pembimbing)

(611)