Nov
6
2012

Indoor Positioning System with Smartphone Research

Setelah menghabiskan waktu selama 7 bulan, akhirnya penelitian ini selesai juga dengan hasil yang sangat memuaskan :). Penelitian yang terfokus pada tingkat akurasi dan penemuan konsep baru dalan Indoor Location. Penelitian ini saya lakukan untuk memenuhi Tugas Akhir saya di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Meski merupakan konsep penelitian yang bisa dibilang baru di Indonesia, namun bagi saya ini sudah termasuk terlambat karena di luar termasuk perusahaan besar seperti Google telah membuat Indoor Maps.

Oleh karena itu, fokus saya di sini ingin mengetahui bagaimana pengaruh dari akses poin dan akurasinya dalam menentukan lokasi di dalam ruangan. Kita tahu bahwa GPS tidak dapat menembus gedung / sangat sulit dalam mengunci satelit dan akurasinya pun kurang bagus. Dari hasil penelitian ini dengan menggunakan lebih dari 200 data sebagai pembanding mendapatkan akurasi sekitar 46% dengan menggunakan referensi akses poin dalam sebagai acuan penentu lokasi.

(765)

Nov
6
2012

Death Race 2, Sekuel yang Merupakan Prekuel

Sungguh menarik jalan cerita dari film Death Race 2 ini, yang merupakan sekuel (lanjutan) dari Death Race. Namun sebenarnya memiliki inti cerita prekuel (sebelumnya). Bagi sebagian orang yang terbiasa menyaksikan Jason Statham di Death Race mungkin merasa kecewa di Death Race 2 karena pemainnya ganti. Awalnya saya juga merasa seperti itu, kok ceritanya lain. Ternyata cerita di Death Race 2 merupakan flashback dari cerita yang pertama. Wah, kelanjutan tapi menceritakan kejadian sebelumnya. Menarik.

Di Death Race, menceritakan pembalap Frankenstein yang mati meledak dengan mobilnya oleh roket Machine Gun Joe. Setelah itu digantikan oleh Ames yang baru masuk penjara karena tuduhan membunuh istrinya (selanjutnya bisa nonton sendiri ya di Death Race). Nah, di film Death Race 2 cerita di mundurkan sebelum adanya Death Race. Sebelumnya di Terminal Prison menggelar acara yang disebut Death Match, pembuatan acara ini dikarenakan perkelahian yang sering terjadi di penjara tersebut. Selain itu juga untuk menarik keuntungan oleh pihak swasta.

(3029)

Nov
1
2012

Kelebihan dan Kekurangan Inputan Handphone

Kita semua pasti punya handphone, apalagi saat ini di tahun 2012. Mulai dari anak TK sampai lansia pun semua pegang handphone. Ada berbagai macam handphone dan berbagai macam jenis inputannya. Maksud dari inputan di sini adalah tombol papan ketiknya (keyboard) yang dibagi menjadi dua yaitu alpanumerik dan qwerty. Beberapa review di bawah ini merupakan review saya sendiri sebagai pengguna handphone. Hal ini akan berbeda bagi orang lain.

1. Alphanumeric Phone

Handphone keluaran pertama yang bisa mengirimkan sms menggunakan tombol jenis ini untuk mengetikkan sms dan sampai saat ini pun masih banyak handphone yang menggunakan alpanumerik termasuk pada handphone touchscreen.

Kelebihan : Hemat tempat, hanya ada 3 kolom dan 4 baris di handphone, mudah di operasikan.

Kekurangan : Jempol harus menekan 2 – 3 kali untuk mendapatkan huruf selanjutnya, sering terjadi kesalahan dalam penekanan.

(1352)

Nov
1
2012

Flashdisk 1 GB.. Rp.300.000,-

Bukan jualan ya, tapi memang harganya segitu di awal perkembangan USB Flashdisk harganya memang sangat tinggi. Tahun 2006 – 2007, flashdisk ukuran 1 GB sudah termasuk paling besar saat itu. Ya mungkin karena data yang dipakai pada jaman itu masih bisa di toleransi :). Paling banyak beredar saat itu adalah flashdisk dengan kapasitas 128MB sampai 512MB. Kalau kita pakai kapasitas tersebut di tahun 2012 ini, saya yakin cuma bisa diisi dengan dokumen dan beberapa lagu saja. Mau copy film pun ukurannya 700-900MB untuk kualitas HD.

Tahun 2006 lalu saya membeli sebuah flashdisk dengan brand Apacer, yang merupakan brand memory PC yang cukup terkenal. Saya akui pada jamannya merupakan flashdisk dengan transfer rate tercepat (bisa mencapai 20MB/s). Waktu itu kebanyakan flashdisk pakai tutup, saya tidak suka flashdisk dengan tutup seperti itu karena mudah hilang. Akhirnya saya putuskan untuk membeli flashdisk Apacer 1GB Slide seharga Rp.300.000,-. Mahal banget yak? kalau uang segitu buat beli flashdisk sekarang bisa dapat 3 flashdisk Sandisk 8GB. WOW… Apacer 1 GB (2006) vs Sandisk 8 GB (2012),, :D. Tapi lain dulu lain sekarang, penjual flashdisk dulu juga agak susah apalagi saya tidak tinggal di kota besar. Hanya ada 3-4 toko komputer yang menjual asesori komputer  dan sekitar 1-2 toko hanya menjual peripheral seperti VGA, RAM dan Mobo.

Saya salut dengan flashdisk yang satu ini, bukan karena harganya tapi karena jasanya yang sudah membantu dari SMA (2006) sampai saya lulus kuliah (2012). Jasanya membantu saya men-transfer file dari komputer satu ke komputer lainnya. Sudah ratusan kali di format karena berisi virus. Harus colok sana colok sini. Salah satu jasanya yang berharga adalah membawakan file skripsi ke rental untuk di cetak. 😀

Inilah dia flashdisk yang sangat berjasa.. dari 2006 sampai saat ini. Sudah 6 tahun gan.. *ada yang mau beli..?hohoho…

(664)

Oct
31
2012

Teknologi Mouse

Kita semua sudah pasti tahu apa itu mouse/tetikus, tapi ini bukan hewan melainkan alat yang digunakan untuk menggerakkan cursor pada komputer. Mouse berkembang cukup cepat mengikuti kebutuhan penggunanya. Mulai dari yang berkabel hingga nirkabel, dari mekanik hingga laser. Namun teknologi mouse ini sudah semakin di tinggalkan seiring munculnya toucpad dan layar sentuh / touchscreen. Meski begitu, pengguna mouse masih cukup banyak terutama para gamer (ya masa main game pake touchpad :D).

Soal sejarah dari mouse sendiri sebelumnya disebut trackball yang merupakan proyek rahasia militer kemudian secara independen dibuat oleh Douglas Engelbart sebuah prototype mouse dari kayu dengan satu tombol untuk menentukan X dan Y pada sebuah layar komputer. Perlu diketahui, komputer personal pertama yang menggunakan mouse adalah Xerox 8010 Star Information System, kemudian berlanjut pada computer Macintosh 128k dengan mouse Lisa. Sejarah lebih lanjut di sini http://en.wikipedia.org/wiki/Mouse_(computing).

(662)

Pages:«1...567891011...44»