Mar
19
2014

Fenomena Byar Pet

Mati Lampu

Mati lampu terus mati lampu terus, sampai – sampai ada yang mengumpat di status BBM hingga Facebook. Sampai saat ini masalah listrik belum juga menemukan titik terang, bagaimana bisa menemukan titik terang wong ya mati lampu terus. Banyak yang berfikir, apa sih PLN nih kurang kerjaan kok sukanya kasih mati listrik di jam – jam sibuk. Nah ini dia, harusnya kita proaktif bukan cuma bisa ngomong. Apa dong solusinya?

Pertama kita harus tahu, kenapa sih kok bisa mati lampu? Sama halnya listrik di rumah Anda masing – masing. Setiap meteran memiliki batas beban, ada yang 2 Ampere hingga 10 Ampere atau lebih. Begitu pula PLN, mereka menjatah setiap area yang di-supply dengan mempertimbangkan seberapa besar beban. Anggap saja 1 rumah, jika kelebihan beban atau terlalu

(633)

Mar
19
2014

Flappy Bird, Mainan Edukasi dan Gadget

Mungkin dijaman yang serba modern dan canggih saat ini banyak orang tua yang mulai mengalihkan perhatian anaknya ke perangkat gadget baik itu smartphone hingga tablet. Padahal jika ditelaah lebih dalam gadget bukanlah mainan untuk anak – anak. Seperti halnya mainan biasa. Sering kita melihat simbol 0 – 3 lalu ada gambar anak kecil dan dicoret merah. Itu berarti mainan tersebut tidak boleh dimainkan oleh anak – anak dibawah umur 4 tahun. Para pembuat mainan sudah pasti mengerti mainan apa saja dan untuk range Girls playing with smartphonemur berapa saja. Tapi beberapa orang tua mulai salah dalam membelikan mainan pada putra – putrinya.

Dalam dunia anak, setiap harinya adalah bermain dan mencoba mengembangkan apa yang ada pada dirinya termasuk inteligensi dan kreativitas. Mengapa saya bilang salah jika anak kecil umur 1 – 3 tahun diberikan sebuah gadget. Jika saya lihat (meskipun tidak didukung oleh teori apapun) anak – anak tersebut akan kekurangan kemampuan berkreasi. Awalnya saya berpikir apabila punya anak nanti mungkin sebaiknya memberikannya gadget dengan permainan edukasi. Memang gadget bisa memberikan banyak hal termasuk media pembelajaran. Namun jika diperhatikan gadget hanya membuat anak – anak merasa lebih praktis. Berbeda dengan permainan edukasi yang dijual dipasaran seperti 2D 3D puzzle, menara hanoi, rubik’s cube, lego dan sebagainya. Gadget memang memiliki banyak permainan tapi anak hanya bisa merasakan hal yang sama yaitu 2 dimensi. Meskipun permainan dalam 3 dimensi namun secara mata tampilan tersebut hanya 2 dimensi dan anak hanya menyentuh bidang datar. Tidak bisa membedakan tekstur dan bentuk melalui sentuhan.

flappyPadahal pada usia 1 – 5 tahun adalah usia dimana otak anak sedang mengalami perkembangan dan saat itulah peran orang tua harus 100% memberikan pendidikan kepada anak. Seperti yang pernah saya lihat ada sepasang orang tua di sebuah rumah sakit. Mungkin sedang menunggu panggilan check up di spesialis anak. Karena sang anak bisa dibilang agak hiperaktif maka orang tuanya pun mencoba mengalihkan perhatian anaknya pada sebuah aplikasi hp bernama Flappy Bird. Anak – anak punya rasa ingin tahu yang tinggi sehingga orang tua sulit untuk mengalihkan perhatiannya atau mungkin sang anak terlalu sering di”bentuk” memiliki dunia sendiri. Pernah juga dosen saya saat kuliah S1 berkicau di twitter mengatakan kalau anaknya lebih sibuk dengan permainan di tablet mereka. Bisa dilihat hp tablet atau apapun yang berbau teknologi baru menyebabkan anak – anak terkesan autis (maaf). Karena perlahan – lahan mereka akan mengabaikan dunia sekitar yang nyata dan semakin tenggelam ke dunia virtual yang maya.

(631)

Mar
8
2014

Salam Kenal Para Blogger

Kok malah jadi kenalan.. hehehe.. Ini semua gara – gara adik saya Dede (http://www.dedewidianprayugo.com/blog) yang ikutan member blogger energy buat para blogger personal katanya. Apa sih Blogger Personal? Saya juga masih bingung :D. Katanya sih yang menceritakan dirinya di blog gitu tapi ya sudah lah biarkan air mengalir sampai jauh. Yang jelas sebagai Blogger personal saya lebih suka membagikan pengalaman pribadi saya di sini, bukan hanya cerita menarik, tapi juga yang berbau DO IT YOURSELF. Sekarang bukan lagi jamannya nunggu dibuat, tapi bagaimana kalau kita bisa melakukan eksperimen sendiri, salah sendiri, koreksi sendiri, dan berhasil bersama #loh. Ya kenapa berhasil bersama? karena dengan keberhasilan eksperimen kita itu membuat orang lain juga berhasil bukan. Bisa nambah – nambah pahala.

Isi di blog ini sebenarnya mau curhat sedikit tentang kehidupan yang cukup keras di bebatuan tandus di ujung dunia. Eh salah, maksudnya curhat tentang apa saja yang kita butuhkan (ga kita sih, mungkin saya aja yang butuh). Beberapa saya tulis sebenarnya untuk mengingatkan atau sebagai catatan online saya biar gampang dicari dikemudian hari. Seperti contohnya Panduan Berlangganan Internet, sebenarnya saya suka kehilangan catatannya. Sehingga sulit kalau mau daftar ulang, akhirnya ya ditulis saja di blog eh malah bisa membantu yang lain bukan?

Photobucket

Mudahan dengan bergabungnya saya menjadi member Blogger Energy bisa membantu untuk tahu lebih jauh apa itu Personal Blogger yang sampai saat ini pun saya belum tahu betul. 😀 Karena saya tahu, dalam forum ini pasti banyak para master blogger yang udah melalangbuana kemana – mana yang bisa menjadi panutan bagi para juniornya 😀

(516)

Feb
28
2014

Dan Solar pun Ikut Langka

image

Beginilah nasib salah satu Kota yang jauh di bagian utara dari Provinsi Kalimantan Utara. Minimnya pasokan bbm mulai dari Premium hingga Solar menyebabkan antrean yang cukup panjang di kedua SPBU salah satunya di bilangan Jalan Kusuma Bangsa atau biasa dinamakab warga Pom Bensin Gunung Lingkas.
Entah apa yang membuat kelangkaan ini terjadi dan siapa yang patut bersalah karena hal ini. Setelah mulai langkanya pasokan Premium di kota yang dijuluki Thr Little Singapore ini kini pasokan Solar pun makin menipis.

(540)

Feb
24
2014

Beli Bentol = Beli Pertamax

Perbedaan-Premium-Pertamax-dan-Pertamax-PlusSemakin langkanya BBM di Kota Tarakan, membuat semakin menjamurnya pedagang bentol alias bensin botol. Bagaimana tidak, kebanyakan pedagang bentol membeli premium bersubsidi berkali – kali untuk dijual kembali dengan harga yang cukup tinggi. Jaman dulu, harga premium masih Rp.4500 per liter dan bensin eceran dihargai antara Rp.5000 – Rp.5500 tergantung lokasi penjualannya. Namun sekarang, setelah BBM mulai naik dari harga Rp.4500 menjadi Rp.6500 per liter para pedagang bentol semakin menjadi – jadi. Harga bensin per liter menjadi Rp.10.000.

Bahkan beberapa penjual nakal tidak mengisinya tepat 1 liter namun bisa dibawah dari itu, bukannya ini akan merugikan kita. Ditambah lagi mulai panjangnya antrian BBM di SPBU yang hanya ada 3 di Tarakan ini. Para pedagang – pedagang nakal inilah yang tidak bisa di atur dan mau seenaknya saja menghabiskan stok BBM bersubsidi. Saat ini pun mulai menjamur di mana – mana dan hampir setiap beberapa meter ada penjual bentol.

(795)

Pages:«1234567...44»