Oct
26
2012

Beberapa Aksesoris Kamera yang Sangat Membantu

Bagi pecinta fotografi, kalian pasti banyak berfikir apa saja sih tambahan yang harus dimiliki oleh seorang fotografer. Oke, menurut pengalaman yang saya miliki selama berkecipung di dunia fotografi beberapa aksesori di bawah ini bisa dikatakan sangat membantu fotografer. Mungkin sebagian orang tidak, namun beberapa aksesoris tersebut bisa sebagai pilihan tambahan untuk membantu dalam hunting foto. Beberapa aksesoris di bawah ini merupakan aksesoris yang biasa saya gunakan.

1. Filter UV
Merupakan filter normal yang sangat berpengaruh jika digunakan pada kamera analog namun untuk kamera DSLR yang bersifat digital filter ini tidak berpengaruh banyak pada hasil foto. Memilih filter UV tidak sembarangan karena jeleknya coating sangat berpengaruh pada  hasil foto karena bisa menyebabkan flare. Kegunaan dari filter UV pada DSLR bisa sebagai pelindung kaca lensa paling depan dari kotoran, debu hingga krikil (wow motret tawuran mungkin :D). Paling tidak jika kotor, tergores atau pecah tidak langsung mengenai lensa utama dan masih bisa diganti dengan biaya yang lebih murah dibandingkan perbaikan lensa.

2. Tas Kamera
Termasuk aksesoris atau bukan tapi ini harus, karena dengan tas tersebut melindungi kamera dari percikan air, kotoran sampai benturan sekalipun juga mempermudah dalam membawanya kemana – mana. Tas kamera juga bisa membawa banyak lensa lain serta aksesoris lainnya.

(637)

Oct
26
2012

Indoor Positioning System Alpha Ver.1.3 (Realtime Simulation)

Aplikasi ini merupakan hasil dari skripsi saya yang berjudul “Indoor Positioning System Menggunakan Smartphone” yang pernah saya posting beberapa waktu lalu ( Skripsi – Penelitian Indoor Positioning System ). Dimana saya menggunakan aplikasi ini sebagai alat bantu untuk mengukur akurasi penentuan lokasi berbasis ruangan di Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kalijaga. Aplikasi yang baru bisa berjalan di perangkat Android dan tidak menggunakan database, hanya menggunakan file teks yang diproses ke dalam array sebagai acuan data.

Untuk versi 1.3 Alpha berbeda dengan versi 1.2.2 yang hanya merupakan simulator sedangkan versi ini dapat digunakan secara realtime dengan batasan lokasi hanya di Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kalijaga. Aplikasi ini tidak menentukan koordinat hanya menentukan apakah perangkat smartphone bisa menentukan sebuah lokasi berdasarkan tangkapan sinyal Wifi di lokasi tersebut yang dihitung dengan menggunakan algoritma kNearest Neighbor dan berdasarkan data latihan yang telah didapatkan selama penelitian.

Hasil dari implementasi didapatkan akurasi sebesar 38% untuk setiap data yang benar. Memang masih jauh dari harapan namun penelitian ini masih berlanjut.

Untuk file Aplikasi dan Source Code-nya akan segera diupload.

(489)

Oct
26
2012

Nostalgia dengan Game Lawas

Teringat saat berumur 7 tahun dibelikan sebuah konsol yang sering disebut dengan SEGA, ciri – cirinya memiliki kaset game kecil dibandingkan dengan Nintendo saat itu dengan bonus 3 kaset game yaitu Chase HQ, Tiny Toon Adventure dan 33 in 1 Games (sudah lupa ada game apa aja soalnya yang ini hilang). Konsolnya sejenis SEGA GENESIS *ntah asli apa ga tapi sayangnya karena jaman dulu sangat – sangat mewah kalau sudah punya seperti itu, saya pakai main game sampai larut malam, Alhasil, ada komponen yang terbakar dan saat mau di cari sparepartnya, malah lupa ditaruh dimana komponen itu. Yah, sampai sekarang cuma jadi kenangan saja tidak dapat digunakan sama sekali.

Beberapa hari yang lalu teringat dengan sebuah game dengan pemeran utama seekor cacing. Tapi saya lupa namanya, beberapa kali cari file downloadnya yang didapat WORMS tahun 1995. Namun bukan game tersebut yang saya cari akhirnya dicari kesana kesini dan ketemu dengan game EARTHWORM JIM dan EARTHWORM JIM 2. Inilah game yang saya cari dari dulu. Saya kenal game ini saat pertama kali pakai komputer dengan spesifikasi Pentium II MMX, VGA 32MB. Pada jamannya tahun 1998-1999 merupakan komputer yang lumayan bagus karena sudah mendukung multimedia dan ada VGA nya lagi.. meski hanya 32 MB. Namun cukup kuat untuk memainkan Virtua Cop, Virtua Fighter dan beberapa emulator Sony Playstation 1. Namun, umurnya berakhir setelah menemani saya selama 4-5 tahun. Komputer Pentium II itu masih bisa bertahan sampai saya SMP loh tahun 2004, sampai akhirnya di upgrade menjadi Pentium III. Saat itu sudah banyak komputer Pentium IV

(4849)

Oct
25
2012

Munaqosah, titik terakhir perkuliahan

Munaqosah atau sidang pendadaran bisa dikatakan sebagai titik terakhir seorang mahasiswa di sebuah Universitas dimana pada saat itu adalah saat yang menentukan lulus tidaknya seorang mahasiswa setelah 4 tahun lebih (atau bisa kurang dari itu) kuliah di Universitas tersebut. Jika dinyatakan lulus oleh penguji dan ketua sidang maka mahasiswa tersebut sudah bisa mendapatkan gelar sarjananya.

Sidang itulah yang saya rasakan pada Selasa, 23 Oktober 2012 yang mana saya menghadap dua dosen penguji dan seorang ketua sidang (merupakan dosen pembimbing skripsi). Agak mengerikan memang, ditambah lagi bayang – bayang pertanyaan dari dosen penguji yang bisa mengacaukan konsep yang sudah dibuat sebelumnya. Akhirnya, saat – saat yang mendebarkan itu telah usai meski dinyatakan lulus dengan perbaikan namun masih bisa di selesaikan secepatnya sebelum 31 Oktober 2012 yang merupakan tanggal yudisium terakhir.

Dengan dinyatakannya lulus pada munaqosah tersebut maka Insya Allah akan wisuda pada bulan Desember 2012. Terima kasih kepada dosen pembimbing dan dosen penguji Munaqosah, serta kepada teman – teman Teknik Informatika 2008 akhirnya saya bisa menyelesaikan kuliah ini tepat (lebih sedikit) pada waktunya. Untuk teman – teman yang masih menghadapi penulisan skripsi, serta munaqosah semoga diberikan kemudahan dan bisa lulus tahun depan. :)

(8773)

Oct
23
2012

Love and Other Drugs

Beberapa dari kita mungkin tahu film ini, sebenarnya ini bukan film action tapi lebih ke film romansa komedi. Apa yang bagus dari film ini? Bagi yang sudah pernah nonton mungkin tahu kalau film ini banyak sekali adegan 21++nya bahkan (maaf) bagian atas tubuh tidak tersensor atau tertutup jika dibandingkan dengan film – film lain. Akan tetapi, bukan itu yang menjadi hal utama yang akan saya ceritakan di sini. Ini soal pesan moral dari film yang berdurasi 112 menit ini.

Cerita diawali oleh seorang lelaki dari keluarga pebisnis yang menginginkan anaknya untuk bekerja di kantor, namun dia tidak mau menuruti kedua orang tuanya dan bekerja menjadi pramuniaga di sebuah toko elektronik. Keluarnya dia dari toko itu karena ketahuan (maaf) berhubungan intim dengan pramuniaga lainnya. Akhirnya ia pun menuruti untuk menjadi seorang sales obat yang bekerja menawarkan obat di setiap rumah sakit dan dokter – dokter. Karena kebiasaan buruknya, yaitu sering mengajak wanita untuk berhubungan intim. Setiap kali bertemu wanita di rumah sakit, selalu di ajaknya bermalam. 😛

Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang wanita yang menderita penyakit parkinson. Walau akhirnya melakukan hal tersebut juga pada wanita itu, namun hal ini berbeda dia merasa berubah.  Bahkan ia ingin menjalin hubungan yang lebih dalam dengan wanita itu. Meskipun dia tau wanita itu mengidap penyakit yang sulit disembuhkan.

(561)

Pages:«1...78910111213...44»