Browsing articles in "Tips dan Trik"
Mar
2
2012

Menghubungkan Windows Explorer dengan SkyDrive

Untuk memudahkan akses ke SkyDrive, Anda dapat menghubungkan langsung ke WIndows Explorer. Sehingga setiap file yang Anda simpan di SkyDrive dapat diakses langsung tanpa harus membuka situsnya atau Anda dapat pula menyimpan data ke dalam SkyDrive secara langsung tanpa proses unggah (proses unggah tidak terlihat). Dengan catatan, harus ada koneksi internet.

1. Buka windows explorer.

2. Klik kanan pada bagian Computer. Pilih Map network drive…

3. Kembali ke halaman SkyDrive. Lihat URL-nya. Catat CID number yang tertera pada URL tersebut. Pada contoh ini sengaja saya tutup untuk menjaga privasi. CID saya c1e280#######042.

4. Pilih huruf Drive untuk SkyDrive ini. Setelah itu masukkan path untuk SkyDrive ke dalam Folder: dengan format //d.docs.live.net//[CIDnumber]//^.[nama folder] (contoh: //d.docs.live.net//c1e2801234567042//^.Documents). Jangan lupa centang Connect using different credentials. Terakhir finish

5. Anda akan dimintai login ke SkyDrive Anda dengan menggunakan Username dan Password yang telah Anda buat sebelumnya.

6. Jika tidak mengalami gangguan atau kesalahan. SkyDrive Anda sudah dapat digunakan.

*jika mengalami kesulitan dapat ditanyakan melalui komentar.

(463)

Mar
2
2012

Memanfaatkan SkyDrive sebagai media simpan alternatif

Jika Anda tahu tentang Cloud Computing dan sudah terbiasa menggunakannya, pasti Anda tahu apa itu SkyDrive. Dengan menggunakan SkyDrive, Anda dapat menyimpan file dan mengaksesnya di manapun dan kapanpun asal ada koneksi internet :).
Cara menggunakan SkyDrive tidaklah sulit. Anda hanya butuh akun di Windows Live dengan alamat email @live.com atau @hotmail.com. Dengan begitu Anda akan memiliki akses SkyDrive sendiri dengan ruang 25GB. Cukup lega bukan?
1. Buat akun di www.live.com. Ikuti perintahnya sampai selesai. Membuat akun disini hampir sama dengan membuat akun di Yahoo! maupun Google.
2. Masukkan data sesuai dengan form yang telah disediakan.
3. Setelah selesai, lakukan Sign in ke Live.com.
4. Masuk ke bagian SkyDrive di tab atas. Nanti akan langsung terhubung ke skydrive.live.com. Add files untuk menambahkan file baru ke dalam folder yang telah disediakan atau dapat pula menambahkan folder sendiri.

(466)

Mar
1
2012

Memanfaatkan fitur Presenter View pada Ms.PowerPoint

Pada umumnya, presentasi dengan Ms.Powerpoint hanya dengan menekan tombol F5 untuk menampilkan Slide Show dan apa yang ditampilkan di layar monitor sama dengan apa yang ditampilkan di layar proyektor. Tapi, akan lebih profesional dan terlihat lebih memahami materi presentasi apabila apa yang ditampilkan di layar proyektor hanya poin – poinnya saja. Bukan keseluruhan dari materi.
Selain itu, menuliskan seluruh kata – kata pada presentasi membuat audience bosan dan mengantuk karena apa yang Anda baca, sama seperti apa yang audience baca. Tak ada bedanya dengan Anda mendongeng para pendengar di ruang seminar.
Dengan memanfaatkan Presenter View, laptop Anda harus bisa disambungkan ke proyektor dengan modus Extended Mode. Modus ini biasanya digunakan untuk komputer dengan 2 monitor atau lebih. Tergantung jumlah port yang dimiliki oleh VGA yang terpasang di dalamnya. Karena laptop sudah memiliki monitor, modus extended dapat digunakan karena proyektor tersambung sebagai monitor ke 2.
Pada presenter view, waktu presentasi juga ditampilkan. Terdapat timer di bawah slide yang dapat membantu kita membatasi waktu presentasi agar tidak terlalu lama atau terlalu cepat.
1. Secara umum Ms.Windows pada laptop memiliki shortcut untuk sambungan ke proyektor dengan menekan kombinasi tombol [ Win ] + [ P ]. 
2. Pada Ms.Powerpoint, masuk ke tab Slide Show di bagian Monitors. Set Show On: menjadi Monitor 2 (atau apapun yang merupakan sambungan ke proyektor, biasanya tidak tertulis seperti contoh). Centang Use Presenter View.
 
3. Tekan F5 untuk memulai presentasi. Maka yang ditampilkan oleh layar laptop seperti di bawah ini. Berbeda dengan yang ditampilkan di layar proyektor.
Ada 3 bagian disini. Pertama sebelah kiri atas merupakan presentasi yang sedang ditampilkan, kedua kanan atas merupakan catatan, yang dapat Anda isi sebelumnya saat membuat presentasi (di bawah lembar slide) dan ketiga adalah urutan slide yang akan ditampilan dibagian bawah.
4. Tekan tanda panah ke kanan untuk slide selanjutnya. Pada contoh, yang ditampilkan dilayar hanya gambar dan judul (pertanyaan) sedangkan penjelasan ada di bagian Notes. Penjelasan ini tidak terlihat oleh audience.
5. Anda dapat mencoret – coret layar dengan menekan gambar pen merah di bawah lebar slide. Ada beberapa pilihan, Arrow, Pen dan Highlighter. Warna pen juga bisa di atur.

6. Jika Anda lupa membawa laser untuk menunjuk presentasi Anda atau laser dilarang digunakan di area tersebut. Maka Anda dapat menggunakan laser internal dengan menekan [ Ctrl ] + left mouse click, cursor Anda akan berubah menjadi lingkaran merah kecil di slide presentasi.
7. Untuk mengakhiri presentasi atau meloncat ke slide yang lain, Anda dapat melakukan klik kanan pada slide.
catatan: 
Animasi gambar dan slide tidak terlihat di halaman presenter view namun tetap terlihat di Slide Show yang ditampilkan di layar. Harap berhati – hati, apabila tampilan terlihat lambat bukan karena terjadi lag tetapi load animasi sedang berlangsung. Selalu memperhatikan presentasi di layar.

(611)

Mar
1
2012

Membuat bodynote dan footnote otomatis di Ms.Word

Beberapa penulisan ilmiah dibutuhkan catatan kaki atau catatan badan. Bedanya catatan kaki ditulis pada footer dengan penunjuk angka sedangkan catatan badan ditulis diakhir paragraf (di dalam kurung). Dengan memanfaatkan bibliografi yang ada di materi sebelumnya (klik di sini), bodynote dan footnote tidaklah sulit. 
Footnote
1. Sebelumnya arahkan cursor pada bagian akhir paragraf dari tulisan Anda (yang akan diberi footnote).

2. Pilih tab References – Insert Footnote.

3. Akan muncul angka yang berada di atas (superscript) di akhir paragraft. Periksa bagian footer maka ada bagian isian dengan angka yang sama.
4. Isikan footnote sesuai dengan aturan penulisan footnote yang Anda gunakan.
5. Untuk menambahkan footnote. Ulangi cara 1 – 4.

Bodynote
1. Siapkan dahulu beberapa referensi yang digunakan dalam laporan pada Manage Source. Pastikan referensi yang Anda gunakan terdaftar pada Current List.

2. Sama halnya seperti footnote, arahkan cursor di akhir paragraf. Lalu klik Insert Citation pada tab Reference. Pilih referensi mana yang berhubungan dengan paragraf tersebut.

3. Begitu pula jika ingin menambahkan sumber lain pada paragraf yang lain

4. Jika format tidak sesuai, Anda dapat mengeditnya dengan mengarahkan cursor pada bodynote yang bersangkutan. Akan muncul kotak di sekitar bodynote tersebut. Klik panah kecil di sebelah kanan untuk menampilkan menu dropdown.

5. Klik Edit Citation maka akan muncul jendela kecil seperti ini. Add – Pages : berarti menambahkan keterangan halaman dari sitasi yang Anda masukkan. Sedangkan Suppress adalah menghapus keterangan sitasi yang tertulis di dokumen (centang pada Author untuk tidak menampilkan nama pengarang/penulis dari artikel tersebut, centang pada Year untuk tidak menampilkan tahun terbitnya, dan centang pada Title untuk tidak menampilkan judul tulisannya.)


6. Jika ada perubahan dari sumber referensi, jangan lupa untuk melakukan update pada sitasi yang Anda masukkan.

(548)

Mar
1
2012

Membuat daftar gambar dan tabel otomatis

Yang paling ribet adalah saat mengatur daftar gambar dan tabel terutama dalam memberikan label di gambar yang bersangkutan. Perubahan gambar, baik itu penambahan atau pengurangan dapat mempengaruhi angka yang ada di label gambar tersebut.

1. Masukkan gambar, tabel atau bagan ke dalam dokumen. Lalu klik objek tersebut. Perhatikan bagian toolbar atas, cari tab Reference – Insert Caption.

2. Setelah muncul jendela seperti di bawah ini, pilih label yang sesuai. Untuk contoh yang pertama adalah tabel. Secara default akan muncul tulisan Tabel 1. Anda dapat mengetikkan langsung keterangan di belakangnya menjadi Tabel 1 Contoh tabel. Biasanya peletakan keterangan tabel berada di posisi atas, jadi bagian Position adalah Above selected item. Klik OK jika selesai.

3. Hasilnya akan seperti ini. (dengan sedikit perubahan tab dan warna)

4. Tidak berbeda dengan gambar maupun bagan. Klik objek yang ingin diberi keterangan kemudian dilanjut seperti nomor 1. 

Bedanya, peletakan keterangan berada di bawah objek.

5. Buat lembar kosong, biasanya setelah daftar isi. Kemudian buatlah judulnya. Lalu pilih Insert Tabel of Figures pada bagian References.

6. Muncul tampilan pilihan untuk Table of Figures. Pilih sesuai kebutuhan Anda. Pada contoh ini merupakan daftar tabel. Sehingga di bagian General – Caption Label diubah menjadi Tabel.

7. Sehingga akan menghasilkan seperti ini.

Halaman dan nomor tabelnya akan menyesuaikan jumlah tabel yang Anda buat dan Ms.Word akan melakukan sorting secara otomatis.

8. Untuk bagan tidak berbeda dengan tabel. Ulangi cara 5 dan 6. Dengan pilihan Caption Label diubah menjadi Bagan.

(452)