Browsing articles in "Tips dan Trik"
Mar
19
2012

Instalasi Android x86 ke dalam SDCARD

Setelah sibuk mendownload Android x86 yang berukuran lumayan gedee.. Kini saatnya melakukan instalasi ke dalam media penyimpanan. Instalasi Android dapat langsung ke dalam komputer Anda. Tapi, sistem operasi Android berbasis Linux dan partisi yang Anda buat di harddisk tidak akan terlihat di Windows.
Untuk amannya, lebih baik melakukan instalasi ke dalam kartu memori atau yang biasa disebut dengan SD Card. Tidak perlu ukuran yang besar, 2 GB sudah cukup untuk melakukan instalasi Android OS bahkan untuk versi terbarunya.
Cara instalasi ini saya dapatkan dari sebuah situs blog www.indragunawan.com. Kemudian saya coba langsung pada Asus EeePC T101. Mirip dengan apa yang digunakan pada tutorial tersebut. Saya mencoba melakukan Instalasi Android 4 Ice Cream Sandwich. Merupakan versi terbaru dari Android OS( Maret 2012 ). 

Jika pada tutorial Indra Gunawan menggunakan SDCard 2GB. Saya disini menggunakan SDCard 4GB ( bonus beli kamera 😮 ). Yang terpenting, siapkan apa saja alat dan bahan yang akan digunakan untuk melakukan instalasi ini. Penting! Laptop EeePC harus sudah siap :-)

Anda membutuhkan Android x86 ISO yang dapat didownload di sini. Sesuaikan dengan perangkat yang Anda gunakan dan yang terpenting jangan lupa download UNetBootin
Tahap Pertama
  1. Download Android x86 ISO dan UNetBootin.
  2. Siapkan SD Card dan USB Flashdisk. ( Format keduanya ).
  3. Buka UNetBootin dan bakar ISO Image ke dalam USB Flashdisk. Sekarang USB Flashdisk Anda dapat digunakan untuk melakukan booting.
Tahap Kedua
  1. Nyalakan laptop dan masuk ke BIOS. Setting bagian Primary Boot menjadi USB Flashdisk. Kemudian Save dan Reboot. ( Jangan lupa UFD nya dicolokin dulu ).
  2. Biarkan laptop melakukan booting ke Flashdisk. Jika sudah masuk pilihan OS. Pilihlah Instalasi Android ke Harddisk. ( Jangan lupa SD Card sudah ada di dalam card reader )
  3. Perhatian! Ketika memilih partisi, pilihlah Card Reader Device yang biasa tertulis sdc1 FAT32 Card Reader.
  4. Format SDCard sebagai FAT 32 (jangan yang lain) kemudian pilih Yes jika diminta instalasi GRUB.
  5. Jika ditanya, buatlah data image pengguna sebesar 512MB (tergantung kapasitas) dan 1024MB untuk SD Card image palsu. 
  6. Setelah melakukan reboot, pastikan Card Reader menempati Primary Boot Loader.

(413)

Mar
6
2012

Memanfaatkan Conditional Formatting pada Tabel (baru)

Sepertinya Conditional Formatting merupakan fitur baru di Ms.Office 2010. Karena pada Office 2007 belum ada fitur ini. Conditional Formatting adalah fitur yang digunakan untuk meng-highlight atau menandai beberapa data dengan rule tertentu. Seperti halnya Textliner yang biasa kita gunakan untuk menandai tulisan penting.
Dengan menggunakan fitur ini, Anda dapat dengan mudah menentukan sebuah nilai bisa juga text dengan menandai secara otomatis apalagi data itu dapat berubah – ubah dan tidak permanen. Seperti modus pencarian kata, tapi dengan menggunakan rule yang dapat Anda atur sendiri.
1. Siapkan file data Anda

2. Blok data yang ingin diberi Conditional Formatting. Lalu buka tab Home, Conditional Formatting – New Rule… pada bagian Styles.

3. Setelah muncul jendela New Formatting Rule. Pilih tipe Format all cells based on their values. Pada bagian Format cell, pilih Icon Set. 
4. Masuk ke bagian rule. Untuk Type-nya (di sebelah kanan) ganti dengan Number. Masukkan batas nilai sesuai dengan aturan yang Anda buat. Pada contoh ini saya membuat aturan nilai 80 untuk hijau dan 60-80 untuk kuning serta 0-60 untuk merah. Klik OK.
5. Hasilnya akan seperti ini. Terlihat beberapa nilai ditandai dengan lingkaran hijau, kuning dan merah. Sesuai dengan aturan yang dibuat.
6. Selanjutnya membuat tanda lulus atau tidak lulus dengan centang dan silang pada nilai siswa yang kurang dari rata – rata. lakukan hal yang sama seperti nomor 2 – 3. Dengan pilihan icon yang berbeda.
7. Namun untuk rule disini. Tekan tombol di sebelah kotak value

 8. Pilih cell yang menjadi acuan.

9. Lalu tekan lagi tombol tersebut. Klik OK.
8. Hasilnya, nilai yang bertanda X adalah nilai siswa yang tidak lulus rata – rata kelas. 

(491)

Mar
5
2012

Melakukan penjumlahan berdasarkan kata kunci pada Ms.Excel

Jika Anda membuat pembukuan dalam Ms.Excel terdapat kesulitan disaat melakukan penjumlahan sejumlah data dengan kriteria tertentu. Seperti melakukan filtering pada kolom. Namun, sistem filter disini merupakan kata kunci yang sama yang ditulis pada setiap cell pada Ms.Excel. Bagaimana jika kata itu berbeda namun memiliki sebagian kata yang sama.
Dalam Ms.Excel dikenal dengan wildcard yang mana Anda dapat memberikan wildcard pada kriteria kata kunci tertentu. Baik itu sebelumnya, setelahnya atau keduanya. Dengan cara menambahkan tanda * (bintang).
Penjumlahan (SUM) pada Excel ada banyak macam, yang paling kita kenal adalah SUM biasa dengan mengetikkan “=sum(number1;[number2];..)”. Tapi jika penjumlahan memiliki kriteria, maka gunakanlah SUMIF   yaitu “=sumif(range; criteria; [sum_range])”.
Cara menggunakannya
1. Pilih cell, kemudian ketikkan =sumif(.

2. Pilih range, merupakan blok cell dari tempat kriteria yang mau di ambil. Pada contoh ini merupakan keterangan. saya memilih 1 blok kolom kemudian menguncinya dengan menekan tombol F4 pada keyboard agar tidak bergeser.

3. Pisah dengan titik koma (;) atau koma (,) sesuai pengaturan komputer Anda. selanjutnya adalah kriteria kata kunci. Ketikkan kriteria di dalam tanda petik dua (“) yang berarti text. contohnya “*pulsa*”. Perhatikan tanda bintang (*). Saya letakkan di awal dan di akhir kata yang berarti memberikan wildcard untuk sebelum dan sesudah kata tersebut. Jadi keterangan yang mengandung kata pulsa akan ikut terjumlahkan.

4. Setelah dipisah dengan titik koma (;) atau koma (,) lagi. Pilih kolom yang merupakan cakupan penjumlahan yang berisikan angka. Jangan lupa di kunci dengan menekan F4 pada keyboard. Terakhir tekan Enter.

Catatan:

Ada 3 jenis wildcard.
1. Sebelum kata kunci, dengan meletakkan tanda bintang di awal kata (contoh: *pulsa) yang berarti setiap kata yang memiliki kata pulsa di akhir akan terhitung. Misalnya beli pulsa, AS pulsa, jual pulsa dan utang pulsa. Sedangkan kata pulsa AS, pulsa internet, atau beli pulsa modem TIDAK AKAN terhitung dalam penjumlahan.

2. Setelah kata kunci, dengan meletakkan tanda bintang di akhir kata (contoh pulsa*) yang berarti setiap kata yang memiliki kata pulsa di awal akan terhitung. Misalnya pulsa listrik, pulsa PLN, dan pulsa prabayar. Sedangkan kata beli pulsa listrik, PLN pulsa, atau bayar pulsa TIDAK AKAN terhitung dalam penjumlahan

3. Sebelum dan sesudah kata kunci, dengan meletakkan tanda bintang di awal dan di akhir kata (contoh: *pulsa*) yang berarti setiap kata yang memiliki kata pulsa di mana saja baik itu di awal, akhir atau tengah akan terhitung. Misalnya beli pulsa internet prabayar, pulsa PLN bulanan, dan bayar PLN dan beli pulsa. Semua keterangan yang mengandung kata pulsa AKAN terhitung.

(739)

Mar
3
2012

Trik download melalui torrent dengan BitTorrent

Beberapa dari Anda mungkin belum tahu tentang torrent. Torrent merupakan teknologi peer to peer yang tidak menggunakan server utama sebagai media simpannya. Setiap file yang dibagikan merupakan hasil seed dari banyak komputer di seluruh dunia termasuk komputer Anda jika menyimpan file torrent tersebut. Pada umumnya, selesai mendownload file torrent ke komputer Anda. Komputer (BitTorrent) akan secara langsung melakukan seeding ke komputer – komputer lain yang membutuhkan file tersebut.
Jika Anda masih awam menggunakan fasilitas torrent, bisa mengikuti trik berikut.
1. Download BitTorrent terlebih dahulu di websitenya www.bittorrent.com. Kemudian install di komputer Anda hingga selesai.
2. Pada contoh ini, saya mencari torrent melalui The Pirate Bay (www.thepiratebay.se redirect dari www.thepiratebay.org). Cari software, lagu atau film dengan mengetikkan keyword di kotak yang disediakan.
3. Setelah pencarian akan muncul seperti pada gambar di bawah ini.
4. Untuk kualitas kecepatan download tergantung jumlah Seeder-nya. Bukan Leecher. Pada bagian kolom terakhir ada 2 kata SE dan LE. Klik pada SE sehingga Seeder akan terurut dari yang terbesar ke yang terkecil. Pada contoh ini album Jessie J memiliki Seeder 1500. Klik nama file tersebut.
5. Setelah muncul halaman torrent yang bersangkutan. Baca dengan seksama informasi detil file yang di share pada bagian bawah serta komentar yang diberikan, untuk mengantisipasi adanya virus atau malware yang ikut dalam file tersebut. 
6. Klik Get This Torrent untuk mendownload file torrent-nya bukan klik tombol Download warna hijau karena itu hanyalah iklan. Browser akan otomatis konfirmasi redirect ke aplikasi BitTorrent. Tekan Ok jika benar.
7. Aplikasi BitTorrent akan terbuka dan mengkonfirmasi lokasi penyimpanan file tersebut. Ingat, tidak seperti file download biasa. Harddisk Anda harus memiliki cukup ruang karena file torrent memiliki ukuran full seperti sudah terdownload seluruhnya. Klik OK untuk memulai.

8. Jika sudah mulai men-download. Klik file torrent yang sedang dalam proses. Perhatikan bar Availability, apakah memiliki angka yang besar. Semakin besar ketersediaannya maka semakin baik file torrentnya. (memiliki kemungkinan ter-download dengan baik sangat tinggi).
9. Jika file telah terdownload semua maka akan pindah ke folder Completed dan melakukan seeding ke komputer lain. Proses seeding mempengaruhi kecepatan upload koneksi Anda. Jika Anda mengalami koneksi yang melambat, harap matikan BitTorrent atau proses seeding tersebut.

Pesan : Harap membeli produk asli jika Anda memiliki cukup uang :)

(606)

Mar
2
2012

Menyimpan dokumen Ms.Office langsung ke SkyDrive

Tanpa harus melakukan proses unggah melalui situs, Ms.Office telah menyediakan fitur Save to Web dan banyak fitur lainnya. Jika Anda telah menggunakan SkyDrive, Anda dapat mengikuti tips berikut.
1. Buka file dokumen yang ingin Anda simpan di SkyDrive. Pada contoh ini saya menggunakan dokumen dari Ms.Excel.

2. Buka File – Save & Send, pilih Save to Web. Akan muncul Save to Windows Live SkyDrive. Lakukan Sign In. (apabila belum memiliki akun klik Sign up for Windows Live SkyDrive)
3. Masukkan username dan password Anda. jika itu komputer/laptop pribadi Anda, jangan lupa untuk mencentang Sign me in automatically. Tekan OK jika selesai.
4. Setelah Sign in maka akan muncul folder yang ada dalam SkyDrive Anda. Klik dua kali pada folder yang menjadi tujuan simpan Anda.
5. Muncul jendela Save As seperti biasa. Namun perlu diperhatikan path folder merupakan folder dimana SkyDrive Anda berada. Setelah mengisikan nama, tekan Save.

 6. Coba cek folder Anda melalui situs SkyDrive Live.com. Seperti pada contoh. File langsung terunggah ke sana. Lama tidaknya waktu mengunggah tergantung ukuran file yang bersangkutan.
7. Jika ingin membuka file dari SkyDrive melalui Ms.Office. Buka File – Recent. Pada bagian Recent Places ada tulisan ^.Documents (tergantung folder apa yang telah Anda gunakan) dengan ciri khas memiliki simbol bola dunia di foldernya yang berarti folder internet. 
8. Muncul jendela Open seperti biasa. Pilih file dan klik Open.
9. Jangan lupa, terdapat tulisan Offline Copy. Klik Edit Workbook untuk mengubah data yang ada di dalamnya.
10. Perlu di ingat, file yang Anda buka adalah file yang tersimpan langsung di SkyDrive bukan file yang tersimpan di komputer/laptop Anda. Jika Anda menyimpan file tersebut maka akan langsung meng-update file yang tersimpan di SkyDrive.

(481)