Browsing articles in "Ms.Word"
Jul
25
2012

Membagi bagian halaman pada Ms Word 2010 (Page Section)

Microsoft Word 2010 bahkan versi sebelumnya telah memberikan fitur ini. Mungkin bagi sebagian orang terutama yang masih awam menggunakan Ms Word sangat jarang menggunakan fitur ini dikarenakan tidak tahu atau malas. Page Section merupakan pembagian halaman menjadi beberapa bagian sehingga memiliki nomor halaman yang berbeda. Sangat berguna dalam pembuatan laporan akhir, karya ilmiah atau skripsi.
Kebanyakan dari kita pengguna komputer membagi 3 bagian dalam pengetikan yaitu bagian cover (tanpa nomor halaman), bagian kata pengantar – daftar isi (dengan nomor halaman i, ii, iii dst.) dan bagian isi (dengan nomor halaman 1, 2, 3 dst.). Pada umumnya ketiga bagian itu dibagi menjadi 3 file yang berbeda atau mungkin 2 file saja. Sangat tidak efisien karena selain memakan ruang harddisk yang banyak. Jumlah file yang banyak itu juga akan menyulitkan melakukan manajemen file.
Untuk membagi halaman cukup mudah asalkan Anda mengerti bagaimana caranya.
1.

(4675)

Mar
1
2012

Membuat bodynote dan footnote otomatis di Ms.Word

Beberapa penulisan ilmiah dibutuhkan catatan kaki atau catatan badan. Bedanya catatan kaki ditulis pada footer dengan penunjuk angka sedangkan catatan badan ditulis diakhir paragraf (di dalam kurung). Dengan memanfaatkan bibliografi yang ada di materi sebelumnya (klik di sini), bodynote dan footnote tidaklah sulit. 
Footnote
1. Sebelumnya arahkan cursor pada bagian akhir paragraf dari tulisan Anda (yang akan diberi footnote).

2. Pilih tab References – Insert Footnote.

3. Akan muncul angka yang berada di atas (superscript) di akhir paragraft. Periksa bagian footer maka ada bagian isian dengan angka yang sama.
4. Isikan footnote sesuai dengan aturan penulisan footnote yang Anda gunakan.
5. Untuk menambahkan footnote. Ulangi cara 1 – 4.

Bodynote
1. Siapkan dahulu beberapa referensi yang digunakan dalam laporan pada Manage Source. Pastikan referensi yang Anda gunakan terdaftar pada Current List.

2. Sama halnya seperti footnote, arahkan cursor di akhir paragraf. Lalu klik Insert Citation pada tab Reference. Pilih referensi mana yang berhubungan dengan paragraf tersebut.

3. Begitu pula jika ingin menambahkan sumber lain pada paragraf yang lain

4. Jika format tidak sesuai, Anda dapat mengeditnya dengan mengarahkan cursor pada bodynote yang bersangkutan. Akan muncul kotak di sekitar bodynote tersebut. Klik panah kecil di sebelah kanan untuk menampilkan menu dropdown.

5. Klik Edit Citation maka akan muncul jendela kecil seperti ini. Add – Pages : berarti menambahkan keterangan halaman dari sitasi yang Anda masukkan. Sedangkan Suppress adalah menghapus keterangan sitasi yang tertulis di dokumen (centang pada Author untuk tidak menampilkan nama pengarang/penulis dari artikel tersebut, centang pada Year untuk tidak menampilkan tahun terbitnya, dan centang pada Title untuk tidak menampilkan judul tulisannya.)


6. Jika ada perubahan dari sumber referensi, jangan lupa untuk melakukan update pada sitasi yang Anda masukkan.

(519)

Mar
1
2012

Membuat daftar gambar dan tabel otomatis

Yang paling ribet adalah saat mengatur daftar gambar dan tabel terutama dalam memberikan label di gambar yang bersangkutan. Perubahan gambar, baik itu penambahan atau pengurangan dapat mempengaruhi angka yang ada di label gambar tersebut.

1. Masukkan gambar, tabel atau bagan ke dalam dokumen. Lalu klik objek tersebut. Perhatikan bagian toolbar atas, cari tab Reference – Insert Caption.

2. Setelah muncul jendela seperti di bawah ini, pilih label yang sesuai. Untuk contoh yang pertama adalah tabel. Secara default akan muncul tulisan Tabel 1. Anda dapat mengetikkan langsung keterangan di belakangnya menjadi Tabel 1 Contoh tabel. Biasanya peletakan keterangan tabel berada di posisi atas, jadi bagian Position adalah Above selected item. Klik OK jika selesai.

3. Hasilnya akan seperti ini. (dengan sedikit perubahan tab dan warna)

4. Tidak berbeda dengan gambar maupun bagan. Klik objek yang ingin diberi keterangan kemudian dilanjut seperti nomor 1. 

Bedanya, peletakan keterangan berada di bawah objek.

5. Buat lembar kosong, biasanya setelah daftar isi. Kemudian buatlah judulnya. Lalu pilih Insert Tabel of Figures pada bagian References.

6. Muncul tampilan pilihan untuk Table of Figures. Pilih sesuai kebutuhan Anda. Pada contoh ini merupakan daftar tabel. Sehingga di bagian General – Caption Label diubah menjadi Tabel.

7. Sehingga akan menghasilkan seperti ini.

Halaman dan nomor tabelnya akan menyesuaikan jumlah tabel yang Anda buat dan Ms.Word akan melakukan sorting secara otomatis.

8. Untuk bagan tidak berbeda dengan tabel. Ulangi cara 5 dan 6. Dengan pilihan Caption Label diubah menjadi Bagan.

(447)

Mar
1
2012

Membuat daftar isi otomatis dengan Ms.Word

Dalam sebuah laporan ataupun skripsi, paling rumit adalah mengatur daftar isi, Secara manual, membuat daftar isi dengan mengatur tab, spasi dan sebagainya. Selain itu, apabila terjadi perubahan poin, halaman dan judul maka Anda harus teliti untuk memeriksa satu per satu, termasuk menentukan halaman.
Bila laporan masih sebatas 20-30 lembar tidak menjadi masalah, namun bagaimana jika ada 100 halaman? Sungguh merepotkan? Tapi Ms.Word sudah mempersiapkan kebutuhan Anda. Tanpa perlu mengatur secara manual, Ms.Word akan secara otomatis mengatur daftar isi sesuai keinginan Anda.
1. Pastikan file dokumen Anda telah dibuat poin – poin bertingkat seperti ini. Jangan khawatir dengan isinya, yang penting judul dan sub judul sudah ditulis terlebih dahulu.

2. Siapkan halaman kosong pada file dokumen tersebut untuk menuliskan daftar isi. Seharusnya konsep ini sudah diatur sebelumnya. Pada lembar kosong tersebut, masuk ke bagian Reference, pilih Table of Content – Insert Table of Contents…

3. Akan muncul jendela Table of Contents. Atur model titik – titiknya pada bagian Tab Leader dan atur pula jumlah level yang ditampilkan pada bagian General – Show Level. Pada tutorial ini, saya menggunakan 4 level.Kemudian klik OK.

4. Biasanya akan muncul notifikasi seperti di bawah ini. Klik OK untuk melanjutkan.
5. Karena belum ada data yang diisikan, maka daftar isi akan seperti ini.

6. Blok judul utama, dalam tutorial ini saya melakukan blok pada judul PENDAHULUAN. Lalu pilih Add text – Level 1 pada bagian tab References.
7. Begitu pula pada level – level selanjutnya, sesuai dengan pengaturan multilevel list yang telah Anda buat.

8. Kembali ke lembar daftar isi. Klik kanan pada tulisan No table of contents entries found. Pilih Update Field.
9. Hasilnya akan menjadi seperti di bawah ini.
10. Perlu diingat, apabila terjadi perubahan level dan judul serta halaman. Selalu melakukan Update Field. agar daftar isi ter-update sesuai dengan perubahan yang terjadi.

(634)

Feb
29
2012

Optimalisasi Kamus di Ms.Word

Standarnya, Ms.Word menggunakan kamus bahasa Inggris karena memang software ini berasal dari sana. Tapi, dengan beberapa pengembangan Ms.Word memiliki ratusan bahasa tambahan untuk seluruh dunia yang membutuhkannya. Termasuk di dalamnya bahasa Indonesia.

Meski tidak menggunakan software berlisensi, Anda dapat mengunduhnya secara gratis di situs microsoft dengan cara seperti berikut

1. Untuk tulisan mengalami kesalahan grammar dan penyebutannya (spelling) biasanya ditunjukkan dengan garis zig zag merah di bagian bawahnya.

2. Perhatikan bagian kanan bawah yang menunjukkan bahwa kamus yang digunakan adalah kamus berbahasa Inggris.

3. Pada bagian tab Review, pilih Language – Language Preferences…
4. Pada jendela Language Preferences. Lihat beberapa bahasa yang belum ter-install. Pada komputer saya sudah saya pasang kamus berbahasa Indonesia. 

5. Klik link Not installed, kemudian akan diarahkan ke situs office.microsoft.com
6. Pilih bahasa yang ingin Anda install. (pada tutorial ini adalah bahasa Indonesia). Lalu klik Download (tombol hijau yang atas/pertama).

7. Kemudian situs akan me-redirect ke situs www.microsoft.com

8. Scroll ke bawah sampai menemukan tiga tombol download. pilih sesuai keinginan dan spesifikasi komputer anda. Terdapat 2 jenis file instalasi untuk 2 jenis arsitektur komputer yaitu 64bit dan 86bit. sedangkan file ketiga adalah file help (pertolongan) dalam format CHM.

9. Setelah di download. Lakukan instalasi bahasa hingga selesai.

10. Restart Ms.Word Anda, kemudian buka file dokumen yang ingin anda perbaiki. Blok seluruh tulisan, lalu klik dua kali pada pilihan kamus di bagian kanan bawah.

11. Pilih bahasa (dalam tutorial ini adalah bahasa Indonesia). Akan terlihat tanda centang apabila kamus telah ter-install. Jangan lupa klik Set As Default kemudian OK.

12. File dokumen Anda akan menjadi seperti ini. Hanya kata – kata asing (diluar kamus Indonesia) yang berubah menjadi merah. Namun terkadang ada beberapa kata yang belum dimasukkan ke dalam kamus.

Meski sesuai dengan kamus, akan tetapi apabila penulisannya salah maka akan diberi tanda merah. Seperti pada kata dimana yang seharusnya ditulis di mana.
Tambahan

(501)

Pages:12»