Browsing articles in "Office"
Jul
25
2012

Membagi bagian halaman pada Ms Word 2010 (Page Section)

Microsoft Word 2010 bahkan versi sebelumnya telah memberikan fitur ini. Mungkin bagi sebagian orang terutama yang masih awam menggunakan Ms Word sangat jarang menggunakan fitur ini dikarenakan tidak tahu atau malas. Page Section merupakan pembagian halaman menjadi beberapa bagian sehingga memiliki nomor halaman yang berbeda. Sangat berguna dalam pembuatan laporan akhir, karya ilmiah atau skripsi.
Kebanyakan dari kita pengguna komputer membagi 3 bagian dalam pengetikan yaitu bagian cover (tanpa nomor halaman), bagian kata pengantar – daftar isi (dengan nomor halaman i, ii, iii dst.) dan bagian isi (dengan nomor halaman 1, 2, 3 dst.). Pada umumnya ketiga bagian itu dibagi menjadi 3 file yang berbeda atau mungkin 2 file saja. Sangat tidak efisien karena selain memakan ruang harddisk yang banyak. Jumlah file yang banyak itu juga akan menyulitkan melakukan manajemen file.
Untuk membagi halaman cukup mudah asalkan Anda mengerti bagaimana caranya.
1.

(4684)

Mar
6
2012

Memanfaatkan Conditional Formatting pada Tabel (baru)

Sepertinya Conditional Formatting merupakan fitur baru di Ms.Office 2010. Karena pada Office 2007 belum ada fitur ini. Conditional Formatting adalah fitur yang digunakan untuk meng-highlight atau menandai beberapa data dengan rule tertentu. Seperti halnya Textliner yang biasa kita gunakan untuk menandai tulisan penting.
Dengan menggunakan fitur ini, Anda dapat dengan mudah menentukan sebuah nilai bisa juga text dengan menandai secara otomatis apalagi data itu dapat berubah – ubah dan tidak permanen. Seperti modus pencarian kata, tapi dengan menggunakan rule yang dapat Anda atur sendiri.
1. Siapkan file data Anda

2. Blok data yang ingin diberi Conditional Formatting. Lalu buka tab Home, Conditional Formatting – New Rule… pada bagian Styles.

3. Setelah muncul jendela New Formatting Rule. Pilih tipe Format all cells based on their values. Pada bagian Format cell, pilih Icon Set. 
4. Masuk ke bagian rule. Untuk Type-nya (di sebelah kanan) ganti dengan Number. Masukkan batas nilai sesuai dengan aturan yang Anda buat. Pada contoh ini saya membuat aturan nilai 80 untuk hijau dan 60-80 untuk kuning serta 0-60 untuk merah. Klik OK.
5. Hasilnya akan seperti ini. Terlihat beberapa nilai ditandai dengan lingkaran hijau, kuning dan merah. Sesuai dengan aturan yang dibuat.
6. Selanjutnya membuat tanda lulus atau tidak lulus dengan centang dan silang pada nilai siswa yang kurang dari rata – rata. lakukan hal yang sama seperti nomor 2 – 3. Dengan pilihan icon yang berbeda.
7. Namun untuk rule disini. Tekan tombol di sebelah kotak value

 8. Pilih cell yang menjadi acuan.

9. Lalu tekan lagi tombol tersebut. Klik OK.
8. Hasilnya, nilai yang bertanda X adalah nilai siswa yang tidak lulus rata – rata kelas. 

(486)

Mar
5
2012

Melakukan penjumlahan berdasarkan kata kunci pada Ms.Excel

Jika Anda membuat pembukuan dalam Ms.Excel terdapat kesulitan disaat melakukan penjumlahan sejumlah data dengan kriteria tertentu. Seperti melakukan filtering pada kolom. Namun, sistem filter disini merupakan kata kunci yang sama yang ditulis pada setiap cell pada Ms.Excel. Bagaimana jika kata itu berbeda namun memiliki sebagian kata yang sama.
Dalam Ms.Excel dikenal dengan wildcard yang mana Anda dapat memberikan wildcard pada kriteria kata kunci tertentu. Baik itu sebelumnya, setelahnya atau keduanya. Dengan cara menambahkan tanda * (bintang).
Penjumlahan (SUM) pada Excel ada banyak macam, yang paling kita kenal adalah SUM biasa dengan mengetikkan “=sum(number1;[number2];..)”. Tapi jika penjumlahan memiliki kriteria, maka gunakanlah SUMIF   yaitu “=sumif(range; criteria; [sum_range])”.
Cara menggunakannya
1. Pilih cell, kemudian ketikkan =sumif(.

2. Pilih range, merupakan blok cell dari tempat kriteria yang mau di ambil. Pada contoh ini merupakan keterangan. saya memilih 1 blok kolom kemudian menguncinya dengan menekan tombol F4 pada keyboard agar tidak bergeser.

3. Pisah dengan titik koma (;) atau koma (,) sesuai pengaturan komputer Anda. selanjutnya adalah kriteria kata kunci. Ketikkan kriteria di dalam tanda petik dua (“) yang berarti text. contohnya “*pulsa*”. Perhatikan tanda bintang (*). Saya letakkan di awal dan di akhir kata yang berarti memberikan wildcard untuk sebelum dan sesudah kata tersebut. Jadi keterangan yang mengandung kata pulsa akan ikut terjumlahkan.

4. Setelah dipisah dengan titik koma (;) atau koma (,) lagi. Pilih kolom yang merupakan cakupan penjumlahan yang berisikan angka. Jangan lupa di kunci dengan menekan F4 pada keyboard. Terakhir tekan Enter.

Catatan:

Ada 3 jenis wildcard.
1. Sebelum kata kunci, dengan meletakkan tanda bintang di awal kata (contoh: *pulsa) yang berarti setiap kata yang memiliki kata pulsa di akhir akan terhitung. Misalnya beli pulsa, AS pulsa, jual pulsa dan utang pulsa. Sedangkan kata pulsa AS, pulsa internet, atau beli pulsa modem TIDAK AKAN terhitung dalam penjumlahan.

2. Setelah kata kunci, dengan meletakkan tanda bintang di akhir kata (contoh pulsa*) yang berarti setiap kata yang memiliki kata pulsa di awal akan terhitung. Misalnya pulsa listrik, pulsa PLN, dan pulsa prabayar. Sedangkan kata beli pulsa listrik, PLN pulsa, atau bayar pulsa TIDAK AKAN terhitung dalam penjumlahan

3. Sebelum dan sesudah kata kunci, dengan meletakkan tanda bintang di awal dan di akhir kata (contoh: *pulsa*) yang berarti setiap kata yang memiliki kata pulsa di mana saja baik itu di awal, akhir atau tengah akan terhitung. Misalnya beli pulsa internet prabayar, pulsa PLN bulanan, dan bayar PLN dan beli pulsa. Semua keterangan yang mengandung kata pulsa AKAN terhitung.

(735)

Mar
1
2012

Memanfaatkan fitur Presenter View pada Ms.PowerPoint

Pada umumnya, presentasi dengan Ms.Powerpoint hanya dengan menekan tombol F5 untuk menampilkan Slide Show dan apa yang ditampilkan di layar monitor sama dengan apa yang ditampilkan di layar proyektor. Tapi, akan lebih profesional dan terlihat lebih memahami materi presentasi apabila apa yang ditampilkan di layar proyektor hanya poin – poinnya saja. Bukan keseluruhan dari materi.
Selain itu, menuliskan seluruh kata – kata pada presentasi membuat audience bosan dan mengantuk karena apa yang Anda baca, sama seperti apa yang audience baca. Tak ada bedanya dengan Anda mendongeng para pendengar di ruang seminar.
Dengan memanfaatkan Presenter View, laptop Anda harus bisa disambungkan ke proyektor dengan modus Extended Mode. Modus ini biasanya digunakan untuk komputer dengan 2 monitor atau lebih. Tergantung jumlah port yang dimiliki oleh VGA yang terpasang di dalamnya. Karena laptop sudah memiliki monitor, modus extended dapat digunakan karena proyektor tersambung sebagai monitor ke 2.
Pada presenter view, waktu presentasi juga ditampilkan. Terdapat timer di bawah slide yang dapat membantu kita membatasi waktu presentasi agar tidak terlalu lama atau terlalu cepat.
1. Secara umum Ms.Windows pada laptop memiliki shortcut untuk sambungan ke proyektor dengan menekan kombinasi tombol [ Win ] + [ P ]. 
2. Pada Ms.Powerpoint, masuk ke tab Slide Show di bagian Monitors. Set Show On: menjadi Monitor 2 (atau apapun yang merupakan sambungan ke proyektor, biasanya tidak tertulis seperti contoh). Centang Use Presenter View.
 
3. Tekan F5 untuk memulai presentasi. Maka yang ditampilkan oleh layar laptop seperti di bawah ini. Berbeda dengan yang ditampilkan di layar proyektor.
Ada 3 bagian disini. Pertama sebelah kiri atas merupakan presentasi yang sedang ditampilkan, kedua kanan atas merupakan catatan, yang dapat Anda isi sebelumnya saat membuat presentasi (di bawah lembar slide) dan ketiga adalah urutan slide yang akan ditampilan dibagian bawah.
4. Tekan tanda panah ke kanan untuk slide selanjutnya. Pada contoh, yang ditampilkan dilayar hanya gambar dan judul (pertanyaan) sedangkan penjelasan ada di bagian Notes. Penjelasan ini tidak terlihat oleh audience.
5. Anda dapat mencoret – coret layar dengan menekan gambar pen merah di bawah lebar slide. Ada beberapa pilihan, Arrow, Pen dan Highlighter. Warna pen juga bisa di atur.

6. Jika Anda lupa membawa laser untuk menunjuk presentasi Anda atau laser dilarang digunakan di area tersebut. Maka Anda dapat menggunakan laser internal dengan menekan [ Ctrl ] + left mouse click, cursor Anda akan berubah menjadi lingkaran merah kecil di slide presentasi.
7. Untuk mengakhiri presentasi atau meloncat ke slide yang lain, Anda dapat melakukan klik kanan pada slide.
catatan: 
Animasi gambar dan slide tidak terlihat di halaman presenter view namun tetap terlihat di Slide Show yang ditampilkan di layar. Harap berhati – hati, apabila tampilan terlihat lambat bukan karena terjadi lag tetapi load animasi sedang berlangsung. Selalu memperhatikan presentasi di layar.

(609)

Mar
1
2012

Membuat bodynote dan footnote otomatis di Ms.Word

Beberapa penulisan ilmiah dibutuhkan catatan kaki atau catatan badan. Bedanya catatan kaki ditulis pada footer dengan penunjuk angka sedangkan catatan badan ditulis diakhir paragraf (di dalam kurung). Dengan memanfaatkan bibliografi yang ada di materi sebelumnya (klik di sini), bodynote dan footnote tidaklah sulit. 
Footnote
1. Sebelumnya arahkan cursor pada bagian akhir paragraf dari tulisan Anda (yang akan diberi footnote).

2. Pilih tab References – Insert Footnote.

3. Akan muncul angka yang berada di atas (superscript) di akhir paragraft. Periksa bagian footer maka ada bagian isian dengan angka yang sama.
4. Isikan footnote sesuai dengan aturan penulisan footnote yang Anda gunakan.
5. Untuk menambahkan footnote. Ulangi cara 1 – 4.

Bodynote
1. Siapkan dahulu beberapa referensi yang digunakan dalam laporan pada Manage Source. Pastikan referensi yang Anda gunakan terdaftar pada Current List.

2. Sama halnya seperti footnote, arahkan cursor di akhir paragraf. Lalu klik Insert Citation pada tab Reference. Pilih referensi mana yang berhubungan dengan paragraf tersebut.

3. Begitu pula jika ingin menambahkan sumber lain pada paragraf yang lain

4. Jika format tidak sesuai, Anda dapat mengeditnya dengan mengarahkan cursor pada bodynote yang bersangkutan. Akan muncul kotak di sekitar bodynote tersebut. Klik panah kecil di sebelah kanan untuk menampilkan menu dropdown.

5. Klik Edit Citation maka akan muncul jendela kecil seperti ini. Add – Pages : berarti menambahkan keterangan halaman dari sitasi yang Anda masukkan. Sedangkan Suppress adalah menghapus keterangan sitasi yang tertulis di dokumen (centang pada Author untuk tidak menampilkan nama pengarang/penulis dari artikel tersebut, centang pada Year untuk tidak menampilkan tahun terbitnya, dan centang pada Title untuk tidak menampilkan judul tulisannya.)


6. Jika ada perubahan dari sumber referensi, jangan lupa untuk melakukan update pada sitasi yang Anda masukkan.

(524)

Pages:123»