Browsing articles in "Android"
Mar
23
2012

Memanfaatkan DropBox untuk Develop Aplikasi Android

Untuk melakukan developing aplikasi di Android OS, sangat mudah jika Anda langsung menggunakan perangkat Android yang anda miliki seperti Android Tablet atau Smartphone karena Anda tinggal menyambungkan perangkat mobile Anda langsung ke PC / Laptop melalui sambungan USB atau via Bluetooth dan SDCard. Namun, bagaimana jika menggunakan TabletPC yang tepasang Android OS di dalamnya.
Setelah kemarin melakukan instalasi Android OS ke ASUS EeePC T101. Sekarang, kita melakukan developing aplikasi dan percobaan aplikasi langsung ke perangkat android tanpa menggunakan emulator. Karena tidak semua aplikasi dapat berjalan dengan baik dengan emulator.

Beberapa masalah yang dihadapi dari penggunaan Tablet PC adalah kesulitan trasfer paket aplikasi dari PC ke Tablet PC karena tidak ada sambungan kabel yang dapat dilakukan antara PC/Laptop dengan Tablet PC. Lalu, bagaimana cara mudahnya?

Pada awalnya melakukan pengiriman data dari laptop ke tablet PC menggunakan koneksi bluetooth, namun sayangnya terjadi kegagalan pada saat otentikasi sambungan. Android OS pun tidak dapat mendeteksi USB Flashdisk. karena sebagian besar bahkan seluruh perangkat mobile android tidak dapat membaca USB Flashdisk.
Cara lain, memanfaatkan sistem Cloud Computing. Sama seperti SkyDrive, namun cloud yang ini lebih ringan dan berbayar. Hanya disediakan 2GB free untuk penyimpanan. Kecil memang, tapi masih cukup untuk menyimpan beberapa file penting. Aplikasi Android pun tidak ada yang mencapai ukuran 1GB. 
1. Upload file paket aplikasi Android ke DropBox. Atau dengan memanfaatkan folder DropBox yang terdapat pada komputer Anda.
2. Jika telah selesai masuk ke dalam folder DropBox (bertanda hijau). Maka, file anda sudah dapat di akses via perangkat lain yang memiliki akses internet.
3. Buka folder DropBox Anda melalui web browser di Android Tablet. Kemudian Download paket aplikasi dan lakukan instalasi seperti biasa.
4. Alternatif lain adalah mendownload DropBox for Android melalui Google Play (gantinya Android Market). Kemudian akses akun dan folder Anda melalui DropBox for Android

(456)

Mar
19
2012

Instalasi Android x86 ke dalam SDCARD

Setelah sibuk mendownload Android x86 yang berukuran lumayan gedee.. Kini saatnya melakukan instalasi ke dalam media penyimpanan. Instalasi Android dapat langsung ke dalam komputer Anda. Tapi, sistem operasi Android berbasis Linux dan partisi yang Anda buat di harddisk tidak akan terlihat di Windows.
Untuk amannya, lebih baik melakukan instalasi ke dalam kartu memori atau yang biasa disebut dengan SD Card. Tidak perlu ukuran yang besar, 2 GB sudah cukup untuk melakukan instalasi Android OS bahkan untuk versi terbarunya.
Cara instalasi ini saya dapatkan dari sebuah situs blog www.indragunawan.com. Kemudian saya coba langsung pada Asus EeePC T101. Mirip dengan apa yang digunakan pada tutorial tersebut. Saya mencoba melakukan Instalasi Android 4 Ice Cream Sandwich. Merupakan versi terbaru dari Android OS( Maret 2012 ). 

Jika pada tutorial Indra Gunawan menggunakan SDCard 2GB. Saya disini menggunakan SDCard 4GB ( bonus beli kamera 😮 ). Yang terpenting, siapkan apa saja alat dan bahan yang akan digunakan untuk melakukan instalasi ini. Penting! Laptop EeePC harus sudah siap :-)

Anda membutuhkan Android x86 ISO yang dapat didownload di sini. Sesuaikan dengan perangkat yang Anda gunakan dan yang terpenting jangan lupa download UNetBootin
Tahap Pertama
  1. Download Android x86 ISO dan UNetBootin.
  2. Siapkan SD Card dan USB Flashdisk. ( Format keduanya ).
  3. Buka UNetBootin dan bakar ISO Image ke dalam USB Flashdisk. Sekarang USB Flashdisk Anda dapat digunakan untuk melakukan booting.
Tahap Kedua
  1. Nyalakan laptop dan masuk ke BIOS. Setting bagian Primary Boot menjadi USB Flashdisk. Kemudian Save dan Reboot. ( Jangan lupa UFD nya dicolokin dulu ).
  2. Biarkan laptop melakukan booting ke Flashdisk. Jika sudah masuk pilihan OS. Pilihlah Instalasi Android ke Harddisk. ( Jangan lupa SD Card sudah ada di dalam card reader )
  3. Perhatian! Ketika memilih partisi, pilihlah Card Reader Device yang biasa tertulis sdc1 FAT32 Card Reader.
  4. Format SDCard sebagai FAT 32 (jangan yang lain) kemudian pilih Yes jika diminta instalasi GRUB.
  5. Jika ditanya, buatlah data image pengguna sebesar 512MB (tergantung kapasitas) dan 1024MB untuk SD Card image palsu. 
  6. Setelah melakukan reboot, pastikan Card Reader menempati Primary Boot Loader.

(413)

Pages:«12