Browsing articles in "Kesehatan"
Oct
31
2010

I can’t breathe……

Pasca hujan abu pada Sabtu, 30 Oktober 2010 di wilayah Yogyakarta bagian tengah dan barat (Alhamdulillah rumah pamanku tidak terkena hujan abu). Wilayah paling tebal di daerah Jakal, jalan magelang sampai ke baratnya. Masalah yang muncul adalah penyakit pernafasan.

Walaupun hujan abu sudah selesai pada Sabtu pagi itu. Tapi debu yang jatuh kembali naik jika dilalui kendaraan. Sebagian besar kendaraan seperti mobil dan motor banyak yang berlapis abu vulkanik. Hingga hari ini (Minggu, 31 Oktober 2010) konsentrasi abu vulkanik masih tinggi. Walaupun pada malam harinya sudah turun hujan (air) tapi abu yang mengering akan kembali berterbangan.

(1018)

Jul
30
2010

Mengapa orang Yahudi rata-rata pintar?

Tanpa bermaksud untuk mendramatisasi tentang orang Israel dan atau orang Yahudi, saya ingin berbagi informasi yang saya peroleh dari membaca terjemahan H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir(guru besar berkebangsaan Malaysia) dari Universitas Massachusett, USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen Carr Leon. Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup orang Israel atau orang Yahudi.

(814)

Apr
5
2010

Tweet dan Informasi Medis

KEHADIRAN internet membuat informasi menyebar dengan cepat. Sayangnya tidak semua informasi yang tersebar di dunia maya memuat kebenaran. Dalam studi Daniel Scanfeld, mahasiswa doktoral di Universitas Columbia, New York, AS, terungkap informasi medis yang keliru dapat menyebar dengan cepat melalui situs microblogging, Twitter.

Tim Scanfeld mempelajari lebih dari 52 ribu status update Twitter atau yang disebut tweet yang memuat kata antibiotik selama periode 4,5 bulan pada 2009. Dari jumlah itu, sekitar 700 tweet memuat informasi yang keliru seperti kesalahpahaman dan saran yang salah mengenai bagaimana antibiotik seharusnya digunakan. Beberapa tweet berbicara mengenai penggunaan antibiotik untuk menangani penyakit yang disebabkan virus seperti demam atau flu. Padahal, antibiotik digunakan untuk memerangi infeksi akibat bakteri.

“Saran saya adalah mengambil informasi dengan hatihati dan mencari pendapat kedua dari dokter mengenai apa yang seharusnya Anda lakukan,” kata Scanfeld. (HealthDay News/EP/X-5)

Sumber : Media Indonesia 6 April 2010

(431)

Pages:«12