Browsing articles in "Hiburan"
Oct
28
2012

V for Vendetta, Ketika Pemerintah Menutupi Kejelekannya Sendiri

“People shouldn’t be afraid of their government. Governments should be afraid of their people.”
― Alan MooreV for Vendetta

Film ini membuat kita tersadar apa yang terjadi selama ini, apa yang tidak terungkap kepada kita. Tanpa disadari, itulah yang terjadi bukan hanya di negeri sendiri tapi juga terjadi hampir di seluruh dunia. Film ini menceritakan tentang pemberontakan, menceritakan tentang bagaimana pemerintah menguasai rakyat dan meraup untung dari mereka. Itulah yang terjadi saat ini dan mungkin terjadi di negeri ini. Objek vital telah dikuasai oleh pemerintah hanya untuk kepentingan secara individual mereka. Siapa sebenarnya yang lebih tinggi? Rakyat atau Wakil Rakyat. Namun kenyataannya rakyat dibiarkan menderita dan mereka.. Wakil rakyat hanya bisa diam dan menerima keuntungan dari rakyatnya.

Korupsi, penggelapan, perdagangan ilegal dan sebagainya mungkin hanya sebagian yang kita tahu dan hanya melalui 1 media utama yang paling kita percayai yaitu media massa. Baik itu koran, radio, majalah, televisi hingga internet kita di propaganda untuk percaya terhadap mereka dan percaya bahwa mereka akan memberikan kenyamanan serta keamanan di negara ini.

(798)

Oct
26
2012

Nostalgia dengan Game Lawas

Teringat saat berumur 7 tahun dibelikan sebuah konsol yang sering disebut dengan SEGA, ciri – cirinya memiliki kaset game kecil dibandingkan dengan Nintendo saat itu dengan bonus 3 kaset game yaitu Chase HQ, Tiny Toon Adventure dan 33 in 1 Games (sudah lupa ada game apa aja soalnya yang ini hilang). Konsolnya sejenis SEGA GENESIS *ntah asli apa ga tapi sayangnya karena jaman dulu sangat – sangat mewah kalau sudah punya seperti itu, saya pakai main game sampai larut malam, Alhasil, ada komponen yang terbakar dan saat mau di cari sparepartnya, malah lupa ditaruh dimana komponen itu. Yah, sampai sekarang cuma jadi kenangan saja tidak dapat digunakan sama sekali.

Beberapa hari yang lalu teringat dengan sebuah game dengan pemeran utama seekor cacing. Tapi saya lupa namanya, beberapa kali cari file downloadnya yang didapat WORMS tahun 1995. Namun bukan game tersebut yang saya cari akhirnya dicari kesana kesini dan ketemu dengan game EARTHWORM JIM dan EARTHWORM JIM 2. Inilah game yang saya cari dari dulu. Saya kenal game ini saat pertama kali pakai komputer dengan spesifikasi Pentium II MMX, VGA 32MB. Pada jamannya tahun 1998-1999 merupakan komputer yang lumayan bagus karena sudah mendukung multimedia dan ada VGA nya lagi.. meski hanya 32 MB. Namun cukup kuat untuk memainkan Virtua Cop, Virtua Fighter dan beberapa emulator Sony Playstation 1. Namun, umurnya berakhir setelah menemani saya selama 4-5 tahun. Komputer Pentium II itu masih bisa bertahan sampai saya SMP loh tahun 2004, sampai akhirnya di upgrade menjadi Pentium III. Saat itu sudah banyak komputer Pentium IV

(5048)

Oct
23
2012

Love and Other Drugs

Beberapa dari kita mungkin tahu film ini, sebenarnya ini bukan film action tapi lebih ke film romansa komedi. Apa yang bagus dari film ini? Bagi yang sudah pernah nonton mungkin tahu kalau film ini banyak sekali adegan 21++nya bahkan (maaf) bagian atas tubuh tidak tersensor atau tertutup jika dibandingkan dengan film – film lain. Akan tetapi, bukan itu yang menjadi hal utama yang akan saya ceritakan di sini. Ini soal pesan moral dari film yang berdurasi 112 menit ini.

Cerita diawali oleh seorang lelaki dari keluarga pebisnis yang menginginkan anaknya untuk bekerja di kantor, namun dia tidak mau menuruti kedua orang tuanya dan bekerja menjadi pramuniaga di sebuah toko elektronik. Keluarnya dia dari toko itu karena ketahuan (maaf) berhubungan intim dengan pramuniaga lainnya. Akhirnya ia pun menuruti untuk menjadi seorang sales obat yang bekerja menawarkan obat di setiap rumah sakit dan dokter – dokter. Karena kebiasaan buruknya, yaitu sering mengajak wanita untuk berhubungan intim. Setiap kali bertemu wanita di rumah sakit, selalu di ajaknya bermalam. 😛

Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang wanita yang menderita penyakit parkinson. Walau akhirnya melakukan hal tersebut juga pada wanita itu, namun hal ini berbeda dia merasa berubah.  Bahkan ia ingin menjalin hubungan yang lebih dalam dengan wanita itu. Meskipun dia tau wanita itu mengidap penyakit yang sulit disembuhkan.

(588)

May
28
2012

The Tale of Despereaux : Small Mouse, Big Dreams

Film ini memperlihatkan kita bahwa fisik bukanlah segalanya di dunia ini, tapi hati lah yang menentukan seberapa besar kamu di antara semuanya. Meskipun ini termasuk film bergenre semua umur, pesan moralnya begitu terasa. Di setiap alur film sudah terasa beberapa moral yang dapat kita pelajari. Mulai dari tokoh utama sampai tokoh – tokoh yang lainnya. Apa saja sih yang bisa dipelajari?

Patuh, di awal film kita melihat tokoh tikus bernama Rescuro yang tidak patuh terhadap pemiliknya. Sehingga menyebabkan kacaunya acara kerajaan. Memperlihatkan betapa besarnya nilai kepatuhan yang apabila dilanggar sangat berpengaruh kepada orang – orang di sekitar kita.

Keberanian, itulah yang dimiliki oleh tikus bernama Despereaux yang menjadi tokoh utama. Sebagai seekor tikus rumah yang WAJIB takut terhadap

(525)

Nov
16
2011

The Polar Express : Kereta menuju Kutub Utara

Setelah sekian lama ingin menonton film ini, sepertinya sejak jaman kelas 1 SMA. Akhirnya kesampaian juga. Film The Polar Express yang menceritakan seorang anak yang tidak percaya dengan adanya Santa Claus, yang selalu datang mengantarkan hadiah kepada anak – anak yang baik hati pada malam natal.

Lalu dia dijemput sebuah kereta bernama The Polar Express yang juga berisikan anak – anak terpilih. Kereta tersebut langsung menuju kutub utara dimana Santa Claus tinggal bersama para kurcaci. Petualangan seru bersama 2 orang teman barunya selama perjalanan menuju kutub utara. Kepercayaannya terhadap Santa Claus selalu hilang tiap kali dia merasa ragu.

Hingga akhirnya mereka benar – benar bertemu dengan Santa Claus, namun dirinya tetap saja kurang percaya. Ketidakpercayaan dirinya membuat dia tak dapat mendengar indahnya suara lonceng kereta Santa. Hingga akhirnya dia mencoba memebuat dirinya untuk percaya dan yakin, dan diapun terpilih sebagai penerima hadiah pertama dari Santa.

Cerita film ini adalah imajinasi saja yang seolah merupakan mimpi seorang anak. Namun, jika membaca jalan cerita dari film tersebut. Ada banyak pelajaran yang didapatkan sepanjang film.

(5472)