Mar
11
2013

Tubuhmu Bukan untuk Publik

1341486053No-mini-skirts-Jamiat-wants-dress-code-for-JK-touristsPerkembangan zaman membuat kita mau tidak mau harus bisa mengikuti alirannya. Meskipun begitu kita perlu ingat dengan ajaran – ajaran dari orang tua kita. Boleh ikutan tapi jangan berlebihan. Kita hanya perlu ambil segi positifnya dan mennggalkan segi negatifnya. Saat in banyak remaja yang terpengaruh dengan budaya dunia barat yang menganut hedonisme dan dunia gemerlap. Terutama bagi remaja putri yang sdah terbiasa menggunakan hotpants dan tanktop sebagai pakaian sehari –hari di luar rumah.

Bagi mereka, merupakan hal yang menyenangkan dan kebanyakan dari mereka merasa bangga menjadi pusar perhatian banyak orang terutama kaum pria. Namun di sisi lan mereka juga tidak ingin menjadi objek fantasi para lelaki. Memang kita tidak bisa menilai bahwa wanita dengan pakaian mini bisa menjadi sasaran empuk pelecehan seksual, tapi bukannya pakaian yang seperti itu malah mengundang dan memudahkan para lelaki untuk melakukan tindakan yang tidak senonoh. Setiap tindakan diluar norma seperti itu tidak hanya karena ada niat namun juga karena ada kemudahan dan kesempatan.

Kalau dipikir lebih matang, terutama untuk para wanita dewasa. Lebih baik dan lebih bangga mana, mengumbar keindahan tubuh untuk setiap pria dan menjadi objek pelecehan seksual baik langsung maupun tak langsung ATAU menyembunyikannya dari muka umum dan hanya diperlihatkan kepada suami tercinta yang sah dan sudah pasti bertanggung jawab untuk menafkahi dan melindungi istrinya?

Sungguh miris jika melihat pergaulan remaja saat ni yang sangat mudah mengambil keputusan tanpa dipikirkan secara matang. Bahkan orang tua pun terkesan membiarkan saja apa yang dilakukan dan diikuti anak – anaknya. Padahal peran orang tua di rumah adalah yang paling utama menyangkut pembelajaran nilai – nilai dan norma yang nantinya digunakan untuk bersosialisasi dan bergaul di sekolah dan di masyarakat.

Bagi para orang tua dan calon orang tua, sebaiknya persiapkanlah pendidikan moral anak sejak dini. Sehingga nanti menjadi kebiasaan dan tidak terpuruk dan mempermalukan orang tua nantinya. Akhir dunia semakin dekat, maka makin dekatlah dengan Sang Pencipta dan mohon ampun atas segala dosa yang telah dilakukan.

(557)

About the Author:

Leave a comment

*