Oct
28
2012

V for Vendetta, Ketika Pemerintah Menutupi Kejelekannya Sendiri

“People shouldn’t be afraid of their government. Governments should be afraid of their people.”
― Alan MooreV for Vendetta

Film ini membuat kita tersadar apa yang terjadi selama ini, apa yang tidak terungkap kepada kita. Tanpa disadari, itulah yang terjadi bukan hanya di negeri sendiri tapi juga terjadi hampir di seluruh dunia. Film ini menceritakan tentang pemberontakan, menceritakan tentang bagaimana pemerintah menguasai rakyat dan meraup untung dari mereka. Itulah yang terjadi saat ini dan mungkin terjadi di negeri ini. Objek vital telah dikuasai oleh pemerintah hanya untuk kepentingan secara individual mereka. Siapa sebenarnya yang lebih tinggi? Rakyat atau Wakil Rakyat. Namun kenyataannya rakyat dibiarkan menderita dan mereka.. Wakil rakyat hanya bisa diam dan menerima keuntungan dari rakyatnya.

Korupsi, penggelapan, perdagangan ilegal dan sebagainya mungkin hanya sebagian yang kita tahu dan hanya melalui 1 media utama yang paling kita percayai yaitu media massa. Baik itu koran, radio, majalah, televisi hingga internet kita di propaganda untuk percaya terhadap mereka dan percaya bahwa mereka akan memberikan kenyamanan serta keamanan di negara ini. Namun kenyataannya, tidak ada yang merasa nyaman dan aman, hanya ada rasa kekhawatiran. Yang baik dibunuh, dibuang, diasingkan, dan dihapus catatannya tanpa sisa. Yang buruk merajalela, menggrogoti dari dalam bagai musuh dalam selimut. Film ini menceritakan bukan bagaimana negara itu melawan penjajah yang berasal dari luar karena penjajah negeri ini adalah pemerintahnya sendiri.

Uang pajak untuk negara dikuasai individual rakus dalam pemerintahan. Unit militer, kepolisian hingga hukum dan peradilan dikuasai pemerintah untuk melindungi mereka dari serangan rakyat. Media massa dan LSM dikuasai dan dijadikan sebagai tameng untuk menutupi kebusukan mereka.

Tak ada yang bisa dipercaya, kecuali pada diri kita sendiri. Rakyatlah yang memiliki kekuasaan tertinggi pada suatu negeri. Kita adalah negara demokratis, pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat . Kenapa kita takut kepada mereka? karena otak kita terlalu lama di cuci oleh mereka. Semua kesenangan, semua hiburan adalah cara mereka menutupi kebohongan dan kebusukan yang mereka miliki. Hasilnya, mereka menguasai kita dan kita beranggapan kalau apa yang kita lakukan itu salah jika melawan apa yang mereka perintahkan.

Mari kita lihat lagi, tidak ada yang selamat jika bicara kebenaran di negeri ini. Mereka menjadi buronan, dicari dan dihapuskan dari negara ini. Meski kasus mereka ramai di media massa, namun akan segera hilang dan tergantikan oleh berita lainnya yang selalu diulang – ulang. Itulah yang sebenarnya terjadi saat ini. Agar kita lupa, apa yang telah dilakukan oleh orang – orang yang mengetahui kebenaran. Kenyataan pahit yang harus kita terima.

Inilah, bagaimana RAKYAT yang dijajah oleh NEGARAnya sendiri.

(762)

Related Posts

About the Author:

1 Comment+ Add Comment

  • ITU yg ada di benak saya setelah bertahun-tahun

    REMEMBER-REMEMBER THE 5th OF NOVEMBER THE GUN POWDER TREASON AND PLOT I KNOW IS NO REASON WHY THE GUN POWDER TREASON SOULDH NEVER BE FORGOT

Leave a comment

*