Oct
1
2012

Need for Indoor Maps?

Setelah selesai mengerjakan skripsi tentang Indoor Positioning System dengan smartphone (tapi belum di acc untuk pendadaran :P) akhirnya ada ide pengembangan selanjutnya. Kesulitan dalam menentukan lokasi dan posisi di dalam ruangan itu akan terbantu dengan adanya Peta dalam ruangan. Sama halnya dengan peta yang biasa di letakkan di setiap lantai Mall. Sepertinya kebutuhan untuk menentukan posisi di dalam ruangan sangatlah besar.

Malam itu berbelanja di salah satu supermarket di Yogyakarta, bisa dibayangkan bagaimana ramainya supermarket besar menjelang awal bulan atau bisa dikatakan pas tanggal muda yang jelas ramai banget deh. Nah, sambil putar – putar supermarket yang terpisah 2 lantai antara bahan makanan dan perabot rumah tangga itu, ide inilah muncul bagaimana sih kalau tempat – tempat barang itu dibuatkan pemetaan. Walaupun sudah diberi tulisan yang cukup besar untuk setiap rak-raknya tapi apakah kita sempat untuk melihat tulisan tersebut apalagi di keramaian seperti itu. Selain konsentrasi di jalan, apalagi bawa troli juga konsentrasi mencari barang yang dibutuhkan. Hasilnya malah lupa dengan rencana apa aja yang mau dibeli. Memang seperti itulah tujuan swalayan, maksud hati hanya membeli tissue… eh ada snack, jadinya beli snack dan teman-teman dan lupa beli tissue nya.. (-_-“)

Tempat yang luas, mudah untuk dipetakan namun bagaimana dengan akurasinya untuk menentukan lokasi pelanggan? Yang ini masih jadi riset saat ini. Dengan menggunakan metode fingerprinting dan kNN masih saja dibawah 50% tapi mungkin pengembangan selanjutnya bisa mencapai 70-80% ya.. (amiin.. ). Sedikit khayalan, kalau saja Indoor Maps khusus seperti itu sudah bisa di pakai, kan enak kalau mau belanja.

Mungkin ide saya ini bisa membuka mata teman – teman semua yang mau mengembangkannya dengan berbasis wireless akses poin yang terpasang di area swalayan. kemudian setiap rak dengan keyword (tergantung apa yang ada di rak tersebut) di beri posisi atau koordinat. Pelanggan tinggal mengunduh aplikasi berbasis apa saja yang mobile dengan cara scan barcode di pintu masuk. Aplikasi yang berisikan peta dan lokasi itu bekerja menggunakan akses poin yang terpasang dan menentukan lokasi pelanggan yang baru masuk swalayan itu.

Indoor Maps Carrefour Lyon France.

Lebih bagus lagi, aplikasi dapat menerima file dalam bentuk teks kemudian di baca sebagai rencana belanja atau bisa juga dengan menggunakan fasilitas aplikasi itu untuk membuat ceklis belanjaan. Agar waktu belanja lebih cepat, aplikasi membuat rute terdekat dengan hasil scanning daftar belanjaan yang dibuat dan berakhir di kasir. Selain itu, jika pelanggan tidak memiliki rencana belanja atau hanya ingin jalan-jalan, mereka juga dipermudah untuk melakukan pencarian barang dengan aplikasi tersebut. Ide yang menarik lainnya adalah memanfaatkan kamera handphone untuk melakukan scan barcode. Yap, setiap kamera bisa scan barcode bukan? bagaimana jika di hubungkan langsung dengan server yang menyimpan daftar harga dan terhubung secara LAN. Jadi, pelanggan tidak perlu susah payah mencari tempat mengecekan harga yang terpasang hanya di beberapa tempat saja di area swalayan.

Yang lebih menarik lagi, dari barang yang dibeli terintegrasi dengan daftar harga yang tersimpan di server (dalam hal ini hanya read-only) dapat melakukan perhitungan termasuk diskonnya berapa sehingga pelanggan dapat memberikan maks. budget yang dia punya dan berapakah jumlah belanjaannya. Cukup menarik bukan? Jadi kita tidak perlu susah2 mencatat harga dan menghitungnya atau takut kalau saja uang yang dibawa tidak cukup. Untuk mempermudah pelanggan lagi, setiap kasir juga punya status. apakah banyak atau tidak pelanggan di sana? Setiap kasir tersebut memiliki IP webcam via akses poin yang dapat di akses oleh pelanggan (secara LAN) dan statusnya berbentuk kondisi warna antara hijau sampai merah untuk menentukan penuh atau tidak.

Setiap pelanggan diberikan rute terdekat untuk setiap kasir, dan agar tidak terjadi rebutan lahan jika kasir sudah terisi dan sangat penuh (merah) maka pelanggan yang lain diberi rute ke kasir yang lain. Serta jika ternyata over dan kasir yang ada tidak dapat melayani pelanggan dengan maksimal maka ada pemberitahuan kepada pihak pemilik untuk membuka 1-3 kasir tambahan lagi.

Ya… ini menjadi khayalan dan mungkin juga bisa menjadi ide untuk penelitian selanjutnya. :) Kita tunggu saja. Jangan sampai terlambat dengan negara maju lain. Kalau kita bisa, kenapa tidak?

GoogleMaps sudah ngeluarin IndoorMaps versi BETA loh buat Android.. siap – siap saja :)

Inspirasi.. bisa lihat di video ini

dan berita ini http://techcrunch.com/2012/09/25/google-brings-its-indoor-maps-to-france/

(1056)

1 Comment+ Add Comment

  • Great website. Plenty of useful information here. I am
    sending it to several friends ans also sharing in delicious.

    And obviously, thanks in your sweat!

Leave a comment

*