May
28
2012

The Tale of Despereaux : Small Mouse, Big Dreams

Film ini memperlihatkan kita bahwa fisik bukanlah segalanya di dunia ini, tapi hati lah yang menentukan seberapa besar kamu di antara semuanya. Meskipun ini termasuk film bergenre semua umur, pesan moralnya begitu terasa. Di setiap alur film sudah terasa beberapa moral yang dapat kita pelajari. Mulai dari tokoh utama sampai tokoh – tokoh yang lainnya. Apa saja┬ásih yang bisa dipelajari?

Patuh, di awal film kita melihat tokoh tikus bernama Rescuro yang tidak patuh terhadap pemiliknya. Sehingga menyebabkan kacaunya acara kerajaan. Memperlihatkan betapa besarnya nilai kepatuhan yang apabila dilanggar sangat berpengaruh kepada orang – orang di sekitar kita.

Keberanian, itulah yang dimiliki oleh tikus bernama Despereaux yang menjadi tokoh utama. Sebagai seekor tikus rumah yang WAJIB takut terhadap apapun yang mengancam jiwanya. Bagi dirinya, itu merupakan hal biasa, bahkan dirinya sengaja mencari petualangan di dunia luar hingga akhirnya bisa bertemu dengan manusia. Walaupun akhirnya dia harus dibuang ke pembuangan dan bertemu dengan tikus tanah, di sinilah nilai keberanian yang ia miliki. Meski memiliki tubuh kecil dan lebih kecil daripada tikus – tikus yang lain, tapi Despereaux banyak belajar tentang keberanian, kebenaran, dan keadilan.

Kesetiaan dan Tanggung Jawab, setelah Despereaux bertemu dengan putri raja atas keberanian dirinya dan menceritakan apa yang dilakukannya diperpustakaan. Despereaux mendapatkan tugas untuk membaca cerita yang dibacanya selama ini hingga selesai. Kesetiaannya pada sang putri dan tanggung jawab atas tugasnya membuat Despereaux harus tetap gigih dan bertahan untuk bisa melakukan tugas tersebut. Tanpa memperdulikan apapun yang menghalangi dirinya meski mengancam jiwanya.

Memaafkan, jika hati mudah untuk memaafkan maka tak ada kebencian diantara kita, mungkin kalimat itu cocok untuk menggambarkan nilai ini. Karena ada rasa benci di dalam diri atas kematian istri raja sehingga sang raja pun marah dan melarang segalanya, membuat sang putri sedih meluapkan kesedihan dan amarahnya ke pelayannya. Karena keinginan pelayannya tak terpenuhi sehingga membuat ia marah pada sang putri kembali. Tapi, dengan bisa memaafkan akhirnya semuanya kembali damai seperti sedia kala.

(525)

About the Author:

Leave a comment

*