Apr
16
2011

Pentamirror vs Pentaprism

Khusus untuk kamera single lens reflex (SLR) yang mana bagian ini merefleksikan cahaya yang masuk agar dapat dilihat di viewfinder. Itu lah kenapa dikatakan sebagai kamera SLR. Karena hanya ada satu jalan untuk cahaya yang masuk ke kamera dimana hasil tangkapan gambar = apa yang kita lihat di viewfinder (INGAT! Viewfinder hanya mencakup kurang lebih 95% gambar yang tertangkap oleh kamera).

Berbeda dengan kamera sebelumnya seperti kamera twin lens reflex (TLR) yaitu menggunakan dua lensa untuk merefleksikan cahaya. Lensa pertama untuk viewfinder dan lensa kedua untuk film. Lain halnya dengan kamera rangefinder, pada kamera jenis ini viewfinder terletak diatas lensa utama. Untuk kamera jenis ini, biasanya jarang atau tidak ada yang menggunakan lensa zoom. Biasanya menggunakan lensa fix 50mm. (lensa 50mm memiliki sudut pandang sama dengan mata manusia). Kedua kamera di atas memiliki masalah pada paralaks, karena tempat melihat berbeda dengan tempat gambar dihasilkan.

SLR cross section

Kembali ke judul di atas, mengapa menggunakan pentamirror/pentaprism? Karena agar fotografer dapat melihat gambar dengan jelas. Seperti apa yang akan dihasilkan oleh kamera. Lihat gambar jalan cahaya yang masuk ke kamera di samping.

Agar gambar tidak terbalik saat dipantulkan, maka digunakanlah pentamirror/pentaprism. Tapi apakah keduanya sama? Tentu tidak, keduanya sama – sama memiliki 5 sisi. Namun ada 3 sisi yang sangat penting, karena hanya 3 sisi itulah yang memantulkan cahaya dan sisanya adalah bagian dari keluar masuknya cahaya.

Apa saja perbedaan dari keduanya? Pentamirror biasanya terdapat pada kamera entry level dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan kamera dengan pentaprism (biasanya untuk kamera midrange dan high-end). Dari segi bahan, pentamirror terbuat dari plastik atau semacamnya dan menggunakan 3 cermin yang memiliki fungsi sama yaitu memantulkan cahaya, akan tetapi berpengaruh terhadap kecerahan dan kualitas gambar yang dilihat.

SLR Pentaprism

Bedanya dengan pentaprism, seluruhnya terbuat dari kaca padat (layaknya sebuah prisma segitiga) yang memiliki kualitas lebih tinggi dibandingkan pentamirror. Namun kekurangannya, kamera akan menjadi relatif lebih berat (perbedaannya kurang lebih 100 – 200 gram) dengan kamera yang menggunakan pentamirror.

Pengaruh lainnya terhadap harga kamera tersebut. Contohnya saja Canon 600D dengan 60D. Keduanya memiliki banyak kesamaan. Hanya berbeda di shutter speed, continuous shoot dan vievfinder type. Karena kamera 600D merupakan entry level. Berbeda dengan Canon 60D yang termasuk midrange.

Mana yang baik dan buruk? Tergantung dari siapa yang menilainya. Setiap fotografer memiliki taste yang berbeda terhadap kamera yang mereka pegang. Terkadang ada fotografer yang suka dengan kamera yang ringan, ada pula fotografer yang menginginkan kualitas yang terbaik.

(3485)

Related Posts

About the Author:

Leave a comment

*