Jan
9
2011

Manfaat Mematikan Lampu Saat Tidur

Sempat ada yang bilang, kalau mematikan lampu saat tidur itu tidak berpengaruh pada manusia. Padahal, perlu kita ketahui bahwa mematikan lampu saat tidur dapat mencegah kanker. Karena tubuh menghasilkan melatonin secara alami.

Pada manusia, melatonin diproduksi oleh kelenjar pineal, sebuah kelenjar seukuran kacang polong, yang terletak di pusat otak tetapi di luar penghalang darah-otak. Sinyal melatonin merupakan bagian dari sistem yang mengatur siklus tidur-bangun oleh kimia menyebabkan kantuk dan menurunkan suhu tubuh, tetapi sistem saraf pusat (lebih spesifik, SCN) yang mengendalikan siklus sehari-hari di sebagian besar komponen yang parakrin dan sistem endokrin, bukan sinyal melatonin.

Melatonin berbagai proses fisiologis seperti ritme biologis, regulasi tekanan darah, onkogenesis, retina, reproduksi, ovarium, sistem kekebalan dan diferensiasi osteoblas. Namun cahaya mengurangi produksi melatonin dalam tubuh secara alami. Produksi melatonin oleh kelenjar pineal dihambat oleh cahaya dan hanya diproduksi di kegelapan. Oleh karena itu melatonin disebut “hormon kegelapan”. Tingkat sekresi melatonin yang baik dalam darah adalah pada puncak tengah malam, dan secara bertahap turun pada paruh malam, dengan variasi normal dalam catatan waktu setiap individu.

Hal ini terutama cahaya biru, sekitar 460 sampai 480nm, yang menekan melatonin, dengan intensitas cahaya semakin meningkat dan lama paparan. Sampai sejarah, manusia di daerah beriklim sedang yang terkena beberapa jam siang hari di musim dingin, api mereka memberi cahaya dominan kuning. Memakai kacamata yang menghalangi cahaya biru di jam-jam sebelum tidur dapat menghindari kehilangan melatonin. Kayumov et al. menunjukkan bahwa cahaya hanya mengandung panjang gelombang lebih besar dari 530 nm tidak menekan melatonin dalam kondisi terang. Penggunaan kacamata pencegah biru pada jam terakhir sebelum tidur juga telah disarankan untuk orang-orang yang perlu menyesuaikan diri dengan tidur lebih awal, oleh melatonin yang menghasilkan kantuk.

Dari informasi lain,

Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukemia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, bepergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.

Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya.

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan “Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun”.

Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur dimalam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki resiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka para orang tua disarankan utk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan.

Yang saya dapatkan dari wikipedia

Review sistematik pada percobaan klinis menemukan 643 pasien kanker menggunakan melatonin untuk mengurangi resiko kematian. Percobaan klinis lainnya akan selesain di 2012. Level melatonin saat malam hari berkurang 50% dengan eksposur bola lampu hanya dalam 39 menit, dan terlihat pada wanita dengan kamar tidur yang terang meningkatkan resiko kanker payudara. Resiko kanker juga sangat signifikan dan tinggi pada pekerja shift malam.

http://en.wikipedia.org/wiki/Melatonin

Mungkin ada benarnya juga, lihat saja orang – orang pedesaan yang jauh dari jangkauan aliran listrik PLN yang hanya menggunakan lampu api kecil. Juga orang – orang dulu masih jarangnya dijual lampu bohlam dan lampu neon. Mereka memiliki resiko kecil mengidap penyakit kanker. Berbeda dengan orang – orang yang tinggal di gemerlapnya cahaya kota. Bahkan malam hari seperti siang hari. Hal ini lah yang memicu berkurangnya produksi melatonin juga meningkatnya resiko penyakit kanker.

Walaupun ada obat yang dapat membantu meningkatkan melatonin dalam tubuh. Tapi lebih baik jika semuanya dihasilkan secara alami dan tanpa biaya tambahan. Jadi, mulai sekarang matikanlah lampu saat tidur untuk membantu mempercepat tidur anda juga mencegah kanker. Manfaat lainnya adalah mengurangi tagihan listrik bulanan.

(710)

About the Author:

2 Comments+ Add Comment

  • wah untung gw kalau tidur selalu matiin lampu…salam gan :)

    • saya rasa lebih nyaman dengan mematikan lampu :)

Leave a comment

*