Dec
1
2010

[Fakta] Pengeluaran Anak Kost…

Mungkin perhitungan ini sulit di percaya, tapi ini adalah fakta yang benar – benar terjadi. Boleh percaya apa tidak, tapi ini adalah kenyataan. Berikut merupakan biaya-biaya standar anak kost yang tinggal di Yogyakarta. Bisa jadi lebih tinggi, bisa juga lebih rendah.

Biaya standar (primer):

  1. Biaya makan sehari-hari anak kost, jika disama ratakan Rp. 5.000,- sekali makan. Sehari 2x makan (pagi dan malam) total per hari sama dengan Rp. 10.000,-. Dalam sebulan jika disamakan 30 Hari maka 1 bulan menghabiskan Rp. 300.000,-
  2. Biaya belanja bulanan. Setiap bulan, melakukan belanja keperluan bulanan seperti sabun dan lain – lain. bisa mencapai Rp.100.000,- (bahkan lebih, ini di ambil rata-rata lebih hemat).
  3. Biaya kamar kost, ada berbagai macam biaya kost yang hitungannya per tahun, tergantung dengan lokasi dan fasilitas serta ukuran kamar yang diberikan. rata-rata Rp. 2.000.000,- per tahun. Atau sekitar Rp. 170.000,- per bulan.

Jika melihat perhitungan di atas, kebutuhan primer saja perbulan bisa mencapai (300.000 + 100.000 + 170.000) =  Rp. 570.000,- per bulan

Biaya sekunder :

  1. Biaya pulsa dan internet, jika berlangganan internet bulanan Rp. 150.000,- dan rata- rata penggunaan pulsa Rp. 50.000,- per bulan. Totalnya Rp. 200.000,- per bulan.
  2. Biaya bahan bakar kendaraan, terutama mahasiswa yang jauh dari kampus, dan tidak menggunakan sepeda. Jika tidak pernah atau jarang melakukan perjalanan (hanya kost – kampus). Rata – rata Rp. 80.000,- per bulan.
  3. Biaya fotokopi, buku dan cetak, tergantung dari setiap mahasiswa. Rata – rata Rp. 100.000,- per bulan.

Dari perhitungan sekunder, bisa didapatkan total per bulan untuk biaya sekunder (200.000 + 80.000 + 100.000) = Rp. 380.000,- per bulan.

Perhitungan di atas adalah rata – rata dan perkiraan (sesuai pengeluaran saya dan menggunakan nilai – nilai perkiraan). Akan mendapatkan total pengeluaran keseluruhan (primer dan sekunder) adalah Rp. 950.000,- per bulan (nilai ini berbeda setiap mahasiswa tergantung bagaimana manajemen keuangannya dan hemat tidaknya).

Nilai sebesar Rp. 950.000,- per bulan itu belum termasuk biaya jajan, makan fastfood, biaya parkir, biaya laundry (jika malas nyuci), biaya jalan – jalan, biaya belanja lain, biaya nonton, biaya tiket masuk (pameran mungkin), dan lain sebagainya.

Nilai itu bisa mencapai lebih dari Rp. 1.000.000,- per bulan. Mungkin sebagian dari kita, tidak pernah memperhitungkan angka tersebut, tapi mungkin ada juga yang membuat pembukuan pengeluaran bulanannya. Tapi angka tersebut sangatlah besar. Jika semua pengeluaran ditutup. dan Rp. 1.000.000,- x 12 bulan = Rp. 12.000.000,-

FAKTA:

Rp. 12.000.000,-

  • Cukup untuk beli motor 7jt. CASH, atau
  • Bisa untuk beli 2-4 Netbook. CASH, atau
  • Bisa untuk beli Notebook. CASH, atau
  • Bisa untuk beli DSLR + lensa. CASH, atau
  • Bisa untuk beli permen (@Rp. 500,-) sebanyak 24.000 butir. ha ha ha….

Itu semua bukan rekayasa. Tapi fakta.

Dan fakta lainnya. Biaya internet bulanan saya Rp. 150.000,- (x 6 = Rp. 900.000,-) sama dengan biaya kuliah saya 1 semester. 😀

(8161)

9 Comments+ Add Comment

  • ne gw harus bersyukur ato menyesal

    • kenapa begitu?

  • evaluasi tingkat tinggi nih…

  • Bulan ini aku sepertinya menghabiskan dana yang cukup banyak, dari dana awal yang Rp 5.141.000., tak tahu hilangnya kemana? Hohoho… Tiba-tiba hanya tersisa Rp 2.315.000., itu pun harus aku gunakan buat bayar kuliah dan biaya bulanan. Hikz… hikz… hikz… (Aku seperti gentong bocor!!!)

    • Ga bikin pembukuan? hasil pembukuanku kemarin menghabiskan 52juta dalam setahun. Gila bener..

      • mas mau tanya harga kost bulanan untuk pasangan suami istri ada gak, didaerah pogung baru, soalnya bulan depan saya rencan mau ke jogja, saya kebingungan nih rencana yang sederhana aja kamar, kalau bisa kamr mandi didalam ama kalu bisa yang isi tempat tidur doang gk masalah, gak penting yang lainnya, please pertolongannya,

        • kalau kost rata2 kamar mandi luar. biasanya kalau yang ada kamar mandi dalam itu rumah sewa. mungkin ada pilihan rumah sewa yang kecil.

  • aku ga pernah konsisten buat nulis pengeluaran..
    gmana buat pembukuan yang baik dan konsisten?…

    • kalau saya sih awalnya seperti itu, ya dirajinin aja buat pembukuan. Saya setiap rupiah yang keluar dari dompet dan ATM selalu di catat. dan membandingkan jumlah saldo di bank dan uang yang ada di dalam dompet.
      Setiap hari seperti itu. Kalau tidak sempat ya dicatat di kertas. atau bisa buat latihan mengingat juga ^^

Leave a comment

*