Feb
5
2010

Membuat Cooler Table untuk Laptop

Tak ada rotan akar pun jadi. Mungkin itu peribahasa yang pas buat ini. Berawal dari kondisi laptop yang overheat karena hidup 24 jam nonstop. Hitung-hitung ingin membeli cooler pad yang murah – murah aja. Tapi setelah lihat informasi di Internet, ternyata cooler yang murah dijual dipasaran kurang begitu maksimal dalam menghilangkan / mengurangi panas laptop. Walaupun cooler pad tersebut memiliki 3 kipas. Mengapa sulit mengurangi panas. Hal ini karena udara bukan dibuang tapi ditiupkan, terkadang kita berfikir cooler pad yang bagus adalah cooler yang memiliki udara tiupan yang lumayan dingin. Persepsi itu salah, malah secara teknis kita meniupkan udara ke laptop. Apabila udara luar panas berarti telah meniupkan udara panas ke laptop. Biasanya hanya modal keren aja kelihatannya dengan nyala lampu yang membuat laptop terlihat high technology. Jangan heran kalau laptop anda tetap panas. Secara laptop telah mengeluarkan udara panas dari dalam kemudian ditiup lagi dari bawah. Sehingga udara panas akan menyebar keseluruh permukaan bawah laptop.

Tapi tidak semua cooler pad seperti itu, ada pula yang hanya memiliki 2 kipas namun lebih efektif dalam pendinginan bahkan ada juga yang hanya berupa aluminium. Mengapa demikian? karena cooler pad dengan 2 kipas tersebut membuang bukan meniup udara. Jadi layaknya blower pada rumah atau kipas yang terpasang pada komputer PC juga pada laptop sendiri. Bukan ditiup tapi dibuang, kan tujuannya membuang panas. Sama halnya dengan cooler pad yang terbuat dari aluminium. Tidak menggunakan kipas karena sifat aluminium yang menyerap panas seperti heatsink. Namun kadang aluminium ini tidak sanggup menyerapnya kalau panas dari laptop sangat – sangat panas.

Selain dari itu juga, untuk jenis cooler pad seperti ini adalah jenis cooler pad bermerk. Sudah barang tentu memiliki harga yang sangat mahal. Bisa mencapai Rp.300rb – Rp.400rb.

Ada rupa ada harga, itu adalah konsekuensi dalam memilih barang. Terkadang kita ingin memiliki barang yang bagus tapi murah. Menurut saya tidak mungkin, karena untuk apa barang bagus dijual murah, gila kali yang jual.

Karena dipikir – pikir mahal sekali bagi anak kuliahan seperti saya. Maka saya urungkan niat untuk membeli cooler pad. Lalu mata saya tertuju pada cooler table. Sebuah meja untuk laptop yang memiliki pendingin. Saya pikir harganya hanya 100rban. Cukuplah saya kira.

Ternyata harganya Rp.200rban, hal ini yang memberikan saya ide untuk membuat sendiri lagi. :)

Dengan biaya yang tidak terlalu banyak saya memikirkan bagaimana memiliki sebuah cooler pad / table yang bagus dan berkualitas (bagus bagi saya :P). Akhirnya terbesitlah ide tersebut. Saya mencoba melihat referensi gambar cooler pad dan juga beberapa software pengukurtemperatur laptop yang nantinya bisa digunakan untuk mengkomparasi perbedaan antara sebelum dan sesudah.

Akhirnya ide tersebut terlaksana, hanya bermodal uang sekitar 60ribuan sudah bisa mendapatkan meja yang keren lah bagi saya. Dan juga kualitasnya mendekati kualitas produk bermerk.

Ide itu ada setelah saya ke tempat teman yang menggunakan meja belajar lipat untuk laptopnya. Dan saya berfikir kenapa tidak diberi kipas saja bawahnya.

Saya pun mencobanya, pergi ke toko mencari meja belajar lipat (saya membelinya dengan harga 45 ribuan). Anda bisa membelinya tergantung selera anda. Namun saya mencari kualitas karena nantinya akan dibolongi untuk tempat keluar udara dan tempat pemasangan kipas. Kemudian saya mencoba untuk menggunakan kipas ukuran 18 cm dan 10 cm. Ukuran yang besar tepat diletakkan dibawah harddisk dan yang kecil tepat di blower laptop.

Beginilah penampakan dari meja laptop buatan saya sendiri. Maaf kalau gambar kurang jelas.

Berbeda dengan cooler yang lain. Saya menentukan posisi dari kipas tepat pada sasaran. Kalau cooler yang dijual hanya membentuk kanan, kiri dan tengah, karena sifatnya universal menyebabkan kurang maksimalnya hasil dari pembuangan panas tersebut.

Untuk melubanginya anda bisa berkreasi sendiri. Kalau saya hanya menggunakan paku saja. Tanpa gergaji. Kebetulan dapat meja yang jenis tripleksnya lembut. Sehingga lebih mudah dalam melubangi dan membentuk lingkaran seperti itu. Kemudian masalah listrik, kebetulan saya memiliki adaptor untuk external harddisk 3,5 inch. Dan saya menyambungkan listriknya ke 12 volt. Sebelumnya hanya 5 volt saja namun kecepatannya kurang memuaskan. Akhirnya dipindahkan saja ke 12 volt. (pakai adaptor seperti ini mungkin akan memberikan biaya lebih).

Alternatif lain bisa menggunakan listrik USB. Namun jangan kecewa kalau kurang laju karena listrik hanya 5 volt yang keluar dari laptop. Membuatnya juga perlu hati – hati, bisa menggunakan USB bekas dari mouse atau sambungan USB biasa. Tapi harus diukur dulu pakai multitester untuk menentukan kabel powernya.

Sekian deh inspirasinya. Semoga membuat para pembaca lebih membuka mata terhadap benda – benda yang ada di sekitar Anda.

(7348)

Related Posts

About the Author:

13 Comments+ Add Comment

  • Good Idea Bro ^^

    • Sip sip… bikin sendiri lebih kreatif kan walaupun biayanya agak mahal dikit dari beli jadi.. tapi kualitas lebih maksimal

  • denger2 cooler laptop ga bagus ya buat screen laptop karena getaran nya? apakah iya? saya jadi bingung nih . mohon bantuannya :)

    • saya kurang tau. mungkin karena pengaruh LCD (menggunakan cairan). Tapi sampai saat ini baik2 saja. bahkan cooler laptop buatan saya 2x lebih bergetar dibandingkan yang di jual dipasaran. karena menggunakan daya 12volt. bukan 5volt.

      • makasih masbro buat jawaban nya :)
        saya sendiri juga belum tau soalnya belum nyobak sendiri. pkok nya makasih buat mas imamnet yg menanggapi pertanyaan saya :)

        • Terima kasih sudah mampir disini. Ide saya untuk membuat cooler table buat laptop ini karena cooler biasa ga sanggup mendinginkan laptop saya -_-” butuh blower yang cukup kuat. Sudah overheat. Kadang malah bisa mati sendiri laptopnya karena kepanasan

  • Patut di coba neh

  • Makasih infonya. Mas, tolong di tunjukkan dengan software pengukur suhu hardware laptop, perbandingan sebelum dan sesudah memakai alat ini. Perbedaannya berapa derajat celcius. Misalnya tanpa alat ini setelah bermain game 3 jam, suhu hdd, prosesor dan cpu berapa derajat. Setelah memakai alat ini ketika main game 3 jam menjadi berapa derajat. Terus berkreasi, salam dari profesorcilik.wordpress.com

  • sekedar saran ya guys
    kalo mau lebih dingin pake peltier aja bro…

    • nah itu yang mau saya buat. tapi sampai saat ini saya belum bisa coba. masih ragu dengan yang jual peltier dan belum tahu cara buatnya

  • Gan.. Itu angin dari kipasnya ke atas ( Niup ) atau ke bawah ( nyedot ).?

    • nyedot gan. seperti cara kerja blower. Kenapa nyedot (ke bawah) karena udara panas dari laptop harus di buang tidak berbeda dengan kipas yang di PC. semua arahnya keluar dari perangkat. bukan meniup.

Leave a comment

*